Articles by "Ciayumajakuning"
stop

Tampilkan postingan dengan label Ciayumajakuning. Tampilkan semua postingan
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Kota Cirebon) - Pengurus Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Cabang Kota Cirebon masa bakti 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Mako Brimob Batalyon C Pelopor, Kota Cirebon, pada Minggu 03/08.


Acara pelantikan ini menandai tonggak baru bagi organisasi menembak di Kota Cirebon dengan dilantiknya Kompol Apt. Bagus Amrulloh Nurul Imawan sebagai Ketua PERBAKIN Cabang Kota Cirebon yang baru.

Pelantikan dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru. Turut hadir pula para pejabat TNI/Polri, perwakilan KONI, tokoh masyarakat, serta komunitas olahraga menembak dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Ketua PERBAKIN terpilih menyampaikan tekadnya untuk menjadikan PERBAKIN sebagai organisasi yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada pembinaan atlet berprestasi.

"Kami siap menjadikan PERBAKIN sebagai rumah bersama untuk para atlet, pembina, dan pencinta olahraga menembak. Ke depan, kami akan lebih aktif dalam pembinaan, pelatihan, dan kompetisi di berbagai level," ujar Kompol Apt. Bagus Amrulloh.

Sementara itu, Wali Kota Effendi Edo menekankan pentingnya peran PERBAKIN dalam membina generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan.


"PERBAKIN tidak hanya penting dalam pengembangan olahraga, tetapi juga punya peran strategis dalam menanamkan kedisiplinan, sportivitas, dan semangat bela negara. Saya berharap kepengurusan baru bisa membawa perubahan positif bagi kemajuan olahraga menembak di Kota Cirebon," kata Wali Kota.


Dalam kesempatan tersebut, diperkenalkan pula jajaran pengurus PERBAKIN Cabang Kota Cirebon periode 2025–2029, yang terdiri dari berbagai unsur profesional dan pemerhati olahraga.

Pelantikan ini menjadi awal baru bagi PERBAKIN Kota Cirebon untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak atlet-atlet menembak yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter dan berjiwa patriotik.

(Ramadhan).
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Cirebon) -
Festival Kuliner Jalur Rempah yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-598 Kota Cirebon resmi ditutup dengan aksi demo masak spektakuler dari Chef Rieza, Sabtu (19/7/2025). Bertempat di halaman Kantor DPRD Kota Cirebon, demo masak kali ini mengusung tema khas sang chef: #ManunggalingSeniBudayaLanKuliner, yang menekankan perpaduan harmonis antara warisan budaya, rasa, dan inovasi.

Dalam sesi tersebut, Chef Rieza menyuguhkan menu yang langsung mencuri perhatian: Sate Kalong khas Cirebon versi fusion — interpretasi modern dari salah satu ikon kuliner kota udang yang dipadukan dengan pendekatan rasa dan teknik kekinian.

Lebih dari sekadar pertunjukan, acara ini juga menjadi ajang kolaborasi edukatif. Chef Rieza didampingi oleh Muhammad Arman Maulana dan 10 mahasiswa Politeknik Pariwisata Prima. Mereka terlibat penuh dalam proses memasak, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan bumbu, hingga proses plating di atas panggung.

Kolaborasi lintas generasi ini terasa hidup dan menginspirasi. Para mahasiswa tampak antusias, semangat, dan merasa bangga bisa terlibat langsung dalam proses kreatif bersama Chef Rieza. Bagi mereka, ini bukan sekadar praktik kuliah, melainkan pengalaman berharga yang memperluas wawasan tentang bagaimana kuliner tradisional bisa diolah dengan sentuhan modern.


“Kami belajar banyak dari Chef Rieza. Bukan hanya soal teknik memasak, tapi juga filosofi di balik setiap sajian. Ternyata memasak itu juga seni dan ekspresi budaya,” ujar Arman mewakili rekan-rekannya.

Menu Sate Kalong Fusion yang ditampilkan menggunakan daging sapi empuk yang dimarinasi dengan rempah lokal seperti ketumbar, bawang putih, dan lengkuas. Daging kemudian dibakar dan disajikan dengan saus karamel pedas manis serta taburan daun kucai — salah satu sayuran khas dalam masakan Cirebon. Perpaduan rasa manis, gurih, pedas, dan aroma smoky menjadikan sajian ini tampil menggoda secara rasa maupun visual.

Tak heran jika demo masak ini menjadi magnet utama di penghujung festival. Banyak pengunjung yang mengabadikan momen ini lewat ponsel, bahkan ikut naik ke panggung untuk mencoba langsung teknik plating bersama sang chef.


Kegiatan ini juga diikuti oleh komunitas Sedulur Koki Cirebon (SEKOCI) yang dipimpin langsung oleh Chef Rieza. SEKOCI hadir sebagai wadah kreatif dan solid bagi para pelaku kuliner lokal untuk saling berbagi ilmu, ide, serta membangun jejaring yang berkelanjutan. Dalam kesempatan ini, Chef Rieza turut mengajak para praktisi kuliner di Cirebon untuk bergabung dalam SEKOCI sebagai upaya memperkuat identitas dan daya saing kuliner daerah.

“SEKOCI bukan hanya komunitas, tapi ruang bersama untuk tumbuh, belajar, dan mengangkat kuliner Cirebon ke level yang lebih tinggi. Kami terbuka untuk siapa pun yang punya semangat berkarya di dunia kuliner,” ungkap Chef Rieza.

Festival Kuliner Jalur Rempah tahun ini membuktikan bahwa kuliner bukan sekadar makanan, tapi juga media pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi kreatif. Lewat semangat #ManunggalingSeniBudayaLanKuliner, acara ini menjadi penutup manis sekaligus pengingat bahwa Cirebon adalah kota dengan kekayaan rasa, cerita, dan kolaborasi yang terus hidup.

(ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas


Suara Semesta (Kuningan) -
Ketua Dewan Pimpinan Daerah  Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Provinsi Jawa Barat Brigadir Jendral TNI (P) H. KEMAL HENDARAYADI, S.IP. telah menandatangi Surat Keputusan Pembentukan Tim Formatur pembentukan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Kuningan Periode tahun 2025 sd 2030 SKEP.14/DPD-JABAR /VI/2025 TANGGAL 29  JUNI 2025 Tentang Pembentukan Tim Fromatur Terdiri dari unsur DPD Kolonel TNI (P) H. AMAR, Kombes Pol (P) H. MAKMUR, S.H.. Letnan  Kolonel TNI (P) H. SALIJO,  BUDIAWAN, S.E. , MUSTAMID. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. sedang dari unsur DPC PSI Kabupaten Kuningan M. TOPAN  HIDAYATUL AKBAR,  HERI  KUSWANTO, AMSARI. pada (29/06/2025)

Dalam sambutanya,  Mustamid  mewakili DPD Jawa Barat menjelaskan, dalam rapat tersebut, agenda pada hari ini adalah Pembentukan Kepengurusan yang  baru dan agenda pelaksanaan pelantikan pengurus DPC PSIB  terpilih.  Dalam  kesempatan itu juga  Mustamid  menyampaikan salam dan permohonan maaf kepada peserta yang hadir atas ketidak hadiran Bpk Jendral Kemal Hendrayadi karena ada sesuatu hal In syaa Allah dilain kesempatan beliau akan hadir pada acara pelantikan DPC PSIB Kabupaten Kuningan, tandasnya. 


Lanjut dikatakan Mustamid, dengan dibuatnya tim formatur untuk memastikan agar proses pelaksanaan Musyawarah Cabang DPC Kabupaten Kuningan berjalan aman, transfaran, demokrasi sehingga menghasilkan kepengurusan yang berkualitas dan bermoral. 

Sementara rapat komisi dipimpin M TOPAN HIDAYATUL AKBAR dengan dipandu oleh Ketua Bidang Hukum  DPD PSIB Provinsi Jawa Barat yang juga selaku tim formatur mewakili dari unsur DPD MUSTAMID. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A.  Dalam  sidang  komisi membahas AD/ART/PO, Program Kerja lima tahun mendatang, melakukan penyaringan dan penjaringan bakal calon ketua, Verifikasi data bakal calon ketua, , penyampaian visi dan misi, mekanisme pemilihan dan pengumuman pemenang disertai pembuatan Berita Acara.


Berawal adanya info yang  berkembang  ada  beberapa  kandididat  yang  akan mewarnai bursa pencalonan pemilihan Ketua DPC PSIB Kabupaten Kuningan, antara lain ISEP SAMPANA SUDINAR, S.E. dan lainya, namun setelah munculnya ketua lama  DPC PSIB  Kabupaten Kuningan  THOMAS JUHARNA,  satu persatu mereka mengurungkan niatnya dan sepakat mendukung Thomas Juharna menjadi ketua, dan Thomas berjanji akan mengakomodir dari berbagai kalangan akan dimasukan pada jajaran kepengurusan DPC PSIB Kabupaten Kuningan Perioe tahun 2025 sd 2030. Tandasnya.

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Cirebon) -
Dalam memperingati tahun baru Islam 1447 Hijriyah yang bertepatan pada tanggal 27 Juni 2025, 4 Keraton yang ada di Kota Cirebon menggelar kegiatan diantaranya ada yang melaksanakan acara pembacaan babad Cirebon di Witana Keraton Kanoman,acara mubeng benteng dan pagelaran wayang kulit di Keraton Kacerbonan,acara pagelaran Wayang Kulit di Keraton Keprabonan ,dan di Keraton Kasepuhan diadakan kegiatan Kirab Budaya dengan di keluarkannya kereta Singa Barong dari Museum Keraton dan di arak keluar,bakti sosial serta pagelaran  seni tari dan Wayang kulit di bangsal Pagelaran Keraton Kasepuhan.

Hanya di Cirebon yang memiliki keistimewaan dalam 1 daerah ada 4 keraton dan setiap pemangku adat di Keraton merupakan anak Keturunan dari Syekh Syarief Hidayatullah yang dikenal dengan Kanjeng Sunan Gunung Jati.

Para Famili/Kerabat masing masing Kasultanan,abdi dalem dan masyarakat sekitar hadir dalam kegiatan tersebut.


Bahkan ada yang saling berkunjung diantara famili  keraton Kacerbonan dan Keraton Kasepuhan yang bisa mempererat tali silaturahmi seperti tahun lalu.

Dalam pembacaan naskah Babad Cirebon di Witana Keraton Kasepuhan mengingatkan kita akan sejarah berdirinya Cirebon yang dilakukan oleh Pangeran Walangsungsang Putra dari Prabu Siliwangi(R.Pemanah Rasa) dan Nyi Mas Ratu Subang Larang atas perintah gurunya Syekh Datuk Kahfi untuk babad alas dan membuat pedukuhan di pesisir Cirebon. Witana yang diartikan awit Ana(awal ada).

Awal berdirinya Cirebon inilah yang menjadi landasan peringatan Hari Jadi Kota Cirebon yang ke 598 tahun setiap tanggal 1 bulan Muharram dalam kalender Hijriyah di tahun 2025.


Kasultanan Kacerbonan mengadakan acara do'a awal tahun bersama Kanjeng Gusti Sultan Abdul Ghani Natadiningrat di Prabayaksa Keraton Kacerbonan ,mubeng benteng Keraton Kacerbonan,do'a-do'a dipanjatkan sebagai bentuk ritual tolak bala  supaya Cirebon khususnya dan Indonesia pada umumnya dijauhkan dari segala bencana/bala.

Acara pagelaran seni budaya Wayang kulit yang ada di 3 Keraton sebagai bentuk mengingat perjuangan penyebaran agama Islam  melalui seni budaya yang digagas oleh Kanjeng Sunan Kalijaga. Dalang Dalang Wayang Kulit yang menjadi Dalang Dalem Keraton merupakan anak keturunan dari Kanjeng Sunan Kalijaga.

Adanya perangkat gamelan di museum Keraton Kasepuhan dan Museum Keraton Kanoman menjadi bukti sejarah bahwa Budaya masih dijunjung tinggi oleh Kasultanan yang ada di Cirebon. 

Dengan Hari Jadi Kota Cirebon yang Ke 598 tahun semoga pemerintah Kota Cirebon bisa memajukan segala sektor hingga menumbuhkan perekonomian masyarakat yang religius,adil dan makmur sesuai cita-cita leluhur Cirebon

 

(Nur Hadi Kusuma) 

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas



Suara Semesta | Kuningan, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan menggelar acara silaturahmi dengan para jurnalis dari berbagai media cetak dan elektronik pada Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00. Acara ini berlangsung di gedung Pendopo Lama, Jalan Siliwangi, dalam suasana santai yang diselingi canda tawa dari sambutan Bupati Dr. H. Dian Rahmat Yanuar, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada insan pers dan berharap hubungan kemitraan yang telah terjalin dapat terus berlanjut dengan sinergi yang baik. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan dengan pemberitaan yang bersifat kritis, selama kritik tersebut bersifat membangun.

"Kami tidak alergi terhadap kritik dalam pemberitaan. Saya memahami bahwa kritik dari jurnalis pada dasarnya bertujuan untuk memberikan masukan dan mengingatkan pemerintah tentang hal-hal yang perlu segera ditangani," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa sebelum dilantik, ia telah berupaya mencari solusi dengan mengunjungi beberapa kementerian serta Gubernur Jawa Barat. Ia mengakui bahwa Kabupaten Kuningan tengah menghadapi tantangan serius terkait anggaran, yang sempat menjadi sorotan media dengan istilah "tunda bayar."

"Memang benar, kondisi keuangan daerah saat ini sedang tidak baik. Namun, alhamdulillah, kami telah menemukan solusi untuk mengatasinya," tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Asisten Daerah (Asda) 3.

(Ramadhan)









Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta | Kabupaten Cirebon - Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P.,M.I.P., di dampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 063 PD III/Slw Ny .Lina Hista Soleh Harahap 
melaksanakan Buka Puasa bersama Para Santri dan Anak Yatim bertempat di Pondok Pesantren Al-Qolam Watubelah, Jl. Fatahillah, Watubelah, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (18/3/2025).

Buka Puasa bersama di Pondok Pesantren Al-Qolam Watubelah di ikuti Para santri Pondok Pesantren Al qolam, anak yatim Yayasan khulukurrohman, Yayasan Bina Yatim Sarana Mandiri dan LKSA Ashabul Kahfi.


Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P.,M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus ponpes Al Qolam atas sambutan nya, Kegiatan ini sangat besar maknanya karena merupakan momentum untuk mempererat jalinan silaturahmi dan membangun kebersamaan antara Korem 063/SGJ dengan pesantren ataupun masyarakat, dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan. Sehingga keberadaan Korem 063/SGJ dapat di rasakan oleh masyarakat. 

Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menambahkan, Silaturahmi ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan berbuka bersama para santri, anak yatim dan pemberian bantuan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang baik. Pungkasnya

Pemberian bantuan diberikan secara simbolis oleh Danrem 063/SGJ kepada 4 perwakilan ponpes/yayasan anak yatim. Kegiatan di akhiri dengan buka puasa bersama dan Sholat Magrib berjamaah.

har/red










Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta, Kabupaten Majalengka
Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1446 Hijriah dan meluncurkan Program SIMAMA dan Program BERFAEDAH, bertempat di Masjid Al-Akbar Cikijing. Jumat (14/3)
Bupati Drs. H Eman Suherman, M.M menyampaikan bahwa Safari Ramadhan kali ini sangatlah penting bagi Bupati dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan untuk mensosialisasikan program-program prioritas dalam 100 hari kerja beberapa diantaranya adalah SIMAMA (Sinergi Masyarakat Majalengka) dan BERFAEDAH (Bergerak Memfasilitasi Mempermudah Pengurusan Jenazah).
Program/inovasi SIMAMA dimaksudkan agar Pemerintah dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, guna mendengar aspirasi-aspirasi masyarakat terkait kualitas pelayanan Pemerintah. Hal tersebut, kini telah ditunjang oleh dibuka dan beroperasinya Mal Pelayanan Publik (MPP) yang memberikan pelayanan terpusat dan terintegrasi.

Selain itu dalam program/inovasi BERFAEDAH, Pemerintah akan mendistribusikan keranda jenazah secara bertahap kepada Desa/RW/Blok yang sangat membutuhkan. Disamping itu, terdapat insentif terhadap petugas pemulasara jenazah yang akan diberikan oleh Pemerintah dan bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Majalengka.
Tak hanya itu, guru ngaji, imam masjid serta marbot juga menerima manfaat/insentif yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan sekaligus penyerahan secara simbolis berupa sarana keagamaan kepada DKM Masjid Al-Akbar Cikijing.
Pada kesempatan yang sama, turut diberikan bantuan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu yang diinisiasi oleh Baznas Kabupaten Majalengka, sebagai kontributor pemenuhan kebutuhan dan kemajuan umat Islam.
Turut hadir Wakil Bupati, Pj. Sekretaris Daerah, Forkopimda, Asisten Daerah, Staf Ahli,Kepala Perangkat Daerah, Direktur RSUD Majalengka, Cideres dan Talaga, Ketua MUI, Ketua Baznaz, Direktur BUMD, Camat Cikijing dan Cingambul.

Har/Red/Prokopim
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta |  
Cirebon, 16 Januari 2025 – Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam merancang pembangunan daerah. Hal ini disampaikan dalam forum konsultasi publik terkait rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Aston Cirebon pada Kamis (16/1).

Forum tersebut dihadiri oleh perangkat daerah, perwakilan kewilayahan, akademisi, dan insan media. Dalam kesempatan itu, Wahyu menjelaskan bahwa pelibatan berbagai pihak bertujuan untuk memastikan perencanaan yang komprehensif dan mampu mengatasi isu-isu strategis di masyarakat.

“Kami ingin memastikan perencanaan ini benar-benar mampu menjawab persoalan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Wahyu.

Ia mengapresiasi capaian pembangunan tahun 2024 yang menunjukkan kemajuan di beberapa sektor, meskipun masih terdapat sektor yang membutuhkan perhatian lebih.


“Progres kita cukup baik. Ada sektor yang menunjukkan lompatan capaian, tetapi ada pula yang memerlukan peningkatan. Meski demikian, semuanya terus bergerak ke arah yang lebih baik,” tambahnya.


Fokus pada Isu Strategis
Wahyu menyoroti sejumlah isu penting yang harus menjadi perhatian dalam perencanaan tahun 2026, seperti pengelolaan sampah, pengendalian banjir, perbaikan infrastruktur jalan, dan pengembangan sumber daya manusia.

“Untuk 2026, kita ingin lebih fokus menangani permasalahan mendesak. Pengelolaan sampah yang efektif, pengendalian banjir yang sistematis, serta perbaikan infrastruktur jalan yang merata menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sinergi dan kerja sama semua pihak. Menurutnya, langkah-langkah yang simultan dan berkesinambungan menjadi kunci untuk mencapai hasil yang maksimal.

“Setiap tahapan pembangunan harus dilakukan secara terukur dan transparan agar visi besar kita pada 2026 dapat tercapai,” ujarnya.

Ajang Aspirasi Masyarakat
Forum konsultasi publik ini menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan solusi bersama. Dengan melibatkan berbagai elemen, pemerintah daerah berupaya memastikan rencana kerja yang disusun sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap diskusi ini dapat menghasilkan gagasan konkret yang mampu menyelesaikan permasalahan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa mencapai hasil yang lebih baik,” pungkas Wahyu.

Forum ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya membangun Kabupaten Cirebon yang lebih baik dan berdaya saing tinggi.

(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta |
Kabupaten Cirebon – Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kali ini memilih menggelar acara yang jauh lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi ekonomi yang sedang sulit, sehingga PDIP ingin menyampaikan pesan bahwa partai tidak ingin menggelar perayaan mewah yang dapat menyakiti hati rakyat. Djarot Syaiful Hidayat, anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, menyatakan bahwa meskipun perayaan kali ini berlangsung dengan kesederhanaan, namun memiliki makna yang mendalam dan fokus pada kegiatan yang lebih berorientasi pada masyarakat.

Tema Perayaan HUT ke-52 PDIP

Perayaan HUT ke-52 PDIP mengangkat tema "Satyam Eva Jayate", yang berarti "Kebenaran akan menang", dengan subtema "Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam". Tema ini menggambarkan tekad dan semangat juang PDIP yang tidak pernah padam dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Acara perayaan tahun ini dirancang untuk lebih mengutamakan nilai-nilai kebersamaan dan partisipasi masyarakat, dengan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga Mei 2025, antara lain festival budaya, seminar, dan berbagai acara kebudayaan yang bertujuan untuk mempererat hubungan dengan rakyat.


Kesederhanaan dalam Perayaan


Acara puncak perayaan HUT ke-52 PDIP di Cirebon digelar dengan sederhana. Sebanyak 150 potong tumpeng dibagikan kepada masyarakat, komunitas, dan warga sekitar kantor PDIP. Potongan tumpeng tersebut diberikan langsung kepada masyarakat sebagai simbol kebersamaan dan dukungan terhadap perjuangan partai. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kantor DPD dan DPC PDIP yang tersebar di berbagai daerah, dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat.

Rangkaian Kegiatan yang Bermakna

Selain acara puncak, perayaan HUT ke-52 ini juga melibatkan berbagai kegiatan lain yang lebih bersifat sosial dan budaya. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi festival, seminar, dan acara kebudayaan yang akan berlangsung hingga Mei 2025. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk memperkuat solidaritas antara partai dan rakyat, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih terlibat dalam perkembangan kebudayaan dan pemikiran sosial.


Penghormatan kepada Tokoh-Tokoh Senior


Sebagai bagian dari rangkaian perayaan, PDIP juga menggelar acara silaturahmi dengan tokoh-tokoh senior partai. Selain itu, pengurus daerah diminta untuk menghormati tokoh-tokoh dari Partai Nasional Indonesia (PNI) yang masih hidup, sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi mereka dalam perjuangan politik yang turut membentuk PDIP. PNI adalah salah satu partai yang menjadi fondasi berdirinya PDIP, dan wujud penghormatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar generasi di dalam tubuh partai.

Pesan Utama Perayaan

Menurut Djarot Syaiful Hidayat, perayaan HUT ke-52 PDIP kali ini mengandung pesan utama bahwa meskipun dalam kondisi ekonomi yang tidak mudah, partai tetap berkomitmen untuk selalu berada di tengah-tengah rakyat. Kegiatan yang diadakan tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai bentuk pengingat bahwa semangat perjuangan untuk kebenaran dan keadilan harus terus dilanjutkan tanpa henti, sebagaimana tercermin dalam tema "Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam". PDIP berharap perayaan ini dapat menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri dengan rakyat serta meneguhkan kembali semangat perjuangan untuk kepentingan bersama.

Dengan rangkaian acara yang penuh makna dan mengutamakan kesederhanaan, HUT ke-52 PDIP di Cirebon menjadi simbol dari komitmen partai untuk terus berjuang bersama rakyat dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam membangun bangsa.


(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta | Cirebon, 31 Desember 2024 – Pelantikan Kuwu Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Cirebon berlangsung dengan khidmat di Hotel Apita pada hari ini. Acara tersebut merupakan bagian dari pemilihan serentak yang melibatkan tujuh desa, termasuk Desa Cikalahang dan beberapa desa lainnya.

Pelantikan ini dihadiri oleh pejabat daerah serta masyarakat setempat, setelah proses pemilihan yang telah dilaksanakan pada 1 Desember 2024. Bupati Cirebon dalam sambutannya berharap agar para kuwu terpilih dapat segera fokus dalam melayani masyarakat dan memajukan desanya, dengan memberikan perhatian lebih pada program-program pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.


Kuwu yang dilantik berasal dari berbagai desa di Kabupaten Cirebon, antara lain: Desa Kali Rahayu dan Desa Panggang Sari dari Kecamatan Losari, Desa Damarguna dari Kecamatan Ciledug, Desa Waled dari Kecamatan Waled, Desa Karangmangu dari Kecamatan Susukan Lebak, Desa Cikalahang dari Kecamatan Dukuhpuntang, serta Desa Karanganyar dari Kecamatan Panguragan.


Dengan dilantiknya para kuwu baru ini, diharapkan dapat terwujud pemerintahan desa yang lebih efisien dan berdampak langsung bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di setiap desa tersebut.

(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas


Suara Semesta (Cirebon)
- (29/12/2024) Dipenghujung tahun 2024, Dewan Pimpinan Cabang  Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon laksanakan the Family Gathering pada Hari Sabtu –Minggu tanggal 28-29 Desember 2024 di Bumi Perkemahan Situ Pejaten Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, yang diikuti oleh jajaran Iwapsi,  anggota Wibera dan DPAC / pengurus tingkat kecamatan.

Dijelaskan Ketua DPC PSIB Marwah, S.ST., M.M. Kegiatan dimaksud,  adalah merupakan kegiatan rutinan pada setiap penghujung akhir tahun selama dua hari satu malam, peserta diberi  pembekalan materi  antara lain kedisiplinan, sejarah ormas Pejuang  Siliwangi,  yang  disampaikan oleh Bidang Hukum  DPD  PSIB  Provinsi Jawa Barat, Mustamid. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A., Kamtibmas, Oleh Kapolsek Dukupuntang AKP. Nuryana,  kearifan lokal dipandu oleh Komandan Provos Drs. Susmito., M.Pd. dengan didampingi Ketua Panitia Upendi, S.H.

Lanjut dikatakan Marwah, dirinya merasa senang The Family Gathering dapat terlaksana dengan baik dan lancar tidak ada kendala apa pun meskipun sempat gerimis  ketika  menjelang  akan dilaksanakan Istigosah dan renungan malam  yang  dipimpin langsung Mustamid. Pihaknya meskipun banyak kesibukannya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan Kabupaten Indramayu menjabat sebagai Kasiyanmas Kecamatan Krangkeng, pernah juga dipercaya oleh Pimpinan menjabat sebagai Pejabat Kuwu  Singakerta  telah menunjukan dedikasinya dengan baik, meskipun  basicnya seorang bidan namun mampu menjalankan tugas yang diberikan kepadanya.  Marwah  yang  berlatar belakang Magister Manajemen mampu sebagai Ketua DPC PSIB Kabupaten Cirebon.

Sementara, salah satu peserta  yang juga menjabat sebagai  Bendahara DPC PSIB  Kabupaten Cirebon  Sri Rahayu, S.Pd.  mengaku   sangat  terharu di malam yang sunyi senyap  diiringi suara jangkrik dan binatang lainnya  mendengarkan  lantunan  suara  dalam bacaan Istigosah yang  dipimpin Mustamid, begitu menyentuh hati para peserta  bahkan ada yang menangis, seakan kita teringat hari kematian,  bertanya pada diri sendiri apa tujuan hidup kita, apa yang sudah kita lakukan untuk keluarga, lingkungan, bangsa dan agama begitu juga terhadap ormas Pejuang Siliwangi", Pintanya.  

Sementara Kapolsek Dukupuntang, AKP. Nuryana didampingi Kanitreskrim Ipda Sadiya dan Bhabinkamtibmas Cikalahang, dalam kehadiranya. Pihaknya  meminta kepada Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon agar dapat bersinergi  dengan  Polsek  dan  meminta  kerjasamanya  terkait  Kamtibmas  apabila ada  hal-hal  yang  mencurigakan  agar diinformasikan pada Polsek, pintanya. 

 


Ditempat yang sama,  Bidang  hukum  DPD PSIB Provinsi  Jawa Barat Mustamid. A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A. kehadiranya  pada acara The Family Gethering yang ke dua, adalah diminta pihak panitia untuk memberikan materi Kedisiplinan,  Sejarah  Ormas Pejuang Siliwangi dan memimpin Istigosah.

Dijelaskan Mustamid, materi kedisiplinan meliputi Sikap mental, Pemahaman terhadap perilaku dan kepatuhan pada peraturan yang ada, pemberian materi sejarah Pejuang siliwangi bertujuan agar para anggota mengetahui  memahami  sejarah dan kiprahnya, begitu juga Istigotsha adalah doa bersama bertujuan meminta pertolongan kepada Allah SWT dalam segala hal baik kesehatan, keselamatan dan ampunan, tuturnya.
@ Har/red
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Cirebon) -
Dewan Pimpinan Cabang  Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu Kabupaten Cirebon memperingati Hari Pahlawanan  tahun 2024 yang  ke  65, hal ini didasarkan pada penetapannya di tahun 1959 melalui Keputusan Presiden Nomor 316 yang ditanda tangani oleh Presiden Soekarno.  (10/11/2024)

Dikatakan Ketua DPC PSIB Marwah, S.S.T., M.M., memperingati Hari Pahlawan tahun 2024 berbeda dengan tahun kemarin, pasalnya. Tahun kemarin DPC PSIB Kab. Cirebon melakukan Ziarah  tabur bunga  di makam Pahlawan Pangeran Cakra Buana Kelurahan Gegunung Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Sedang untuk tahun ini Menziarahi Makam-makam Waliyullah  Syek Datul Kahfi, Syekh Syarif Hidayatullah, Syek Tolkha, dan  Pangeran Badar beliau-beliau ini sering dilupakan oleh warga bangsa khususnya umat Islam. Begitu besar jasa beliau terutama Syek Syarif Hidayatullah atau lebih dikenal Sunan Gunung Djati seorang  Ulama/Waliyullah /Politikus Ulung banyak menaklukan kasultanan Cirebon dan Banten menyebarkan Islam di sebagain besar di Wilayah Jawa Barat dan Banten. Saat itu berhasil mengubah Cirebon menjadi pusat industri niaga dan pergaulan dunia , ia juga satu-satunya anggota dewan wali sanga yang memimpin pemerintahan dan keturunan ke delapan dari Nabi Muhammad SAW.

Lanjut dikatakan Marwah, pihaknya  berencana untuk kegiatan DPC PSIB Kab Cirebon akhir tahun  akan menyelenggarakan The Family Ghetering bermalam kawasan pegunungan di Desa Kedongdong Kecamtan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, pungkasnya.

Sementara Dewan Penasehat DPC PSIB Kabupaten Cirebon  MUSTAMID.A.M, S.Pd., S.H., M.H., C.L.A.  yang juga Dewan Penasehat Kongres Advokat Indonesia Provinsi Jawa Barat, memimpin langsung sholat berjama1ah dan  lstighotsah bersama sambil menziarahi makam-makam Waliyullah yang telah disebutkan di atas. Inti dari kegiatan memperingati hari Pahlawan 10 Nopember tersebut dapat mengambil hikmahnya adalah agar kita semua tidak melupakan sejarah  berkat beliau-beliaulah  pondasi peradaban Islam di Nusantara ini ditanjapkan, disamping itu beliau Sunan Gunung Djati seorang ulama besar, Wali sanga, politikus ulung dan sangat mengusai Ilmu pemerintahan.  Hikmah lainnya adalah menumbuhkan rasa nasionalisme dan bela negara  serta mengenalkan kepada warga bangsa dimana makam-makam  beliau-beliau dikebumikan.  Jasanya begitu besar terhadap negeri ini  yang tanpa mengharpkan balasan.

Masih dikatakan Mustamid., Pencetus pertempuran 10 Nopember 1945  di Surabaya adalah Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo / Rd. Suryo Gubernur Jawa Timur pada saat itu. Tentara Inggris di Komando Brigadir Jendral Mallabay mendarat di Surabaya intinya adalah hendak melucuti senjata tentara Jepang. Saat itu terjadila pertempuran antara TNI dengan tentara Inggris dan tewaslah Brigadir Jendral Mallabay mobilnya meledak oleh granat, dan 1600 (Seribu enam ratus) tentara Inggris meninggap. Sementara Rakyat Surabaya 20.000 menjadi korban dan 150.000 meninggal dunia. Tidak kalah penting juga kala itu, Bun Tomo  atau Sutomo  pidatonya berhasil mengobarkan semangat arek arek surabya untuk ikut membantu dalam pertempuran tersebut.

Komandan Korp Wira Bhakti UPENDI, S.H. yang masih tercatat sebagai Kepolisian Repubik Indonesia Wilayah Hukum Polres Kota Cirebon. Menyambut baik atas kegiatan yang telah diselenggarakan oleh DPC PSIB Kabupaten Cirebon dibawah kepemimpiman Ibu Marwah, S.ST., M.M. semoga setiap tahun kegiatan semacam ini tetap diadakan, saya merasa senang bahkan ketika kita sama-sama Istighotsa yang dipimpin oleh Dewan Penasehat pak Mustamid hati merasa tenang dan ingat tentang kematian kehidupan dunia hanya sementara, tutur Upendi.

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta | Kabupaten Cirebon,  Dalam suasana meriah, Kuwu Suherman dari Desa Kedungsana menggelar turnamen bola voli sebagai bagian dari acara syukuran sedekah bumi dan pagelaran wayang kulit akan di  adakan pada Senin malam Selasa, menarik perhatian banyak warga dan peserta dari berbagai daerah, Minggu 20/10.

Turnamen bola voli ini diikuti oleh tim-tim dari beberapa desa, termasuk Desa Karangsari, Desa Megu, Rumah Sakit Mitra, dan Desa Tegal Wangi. Setiap tim menunjukkan semangat dan keterampilan yang tinggi, menjadikan pertandingan berlangsung dengan sangat kompetitif namun tetap bersahabat.


Camat Plumbon, yang turut hadir, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar acara serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun, sehingga dapat mempererat hubungan antar desa dan melestarikan budaya lokal.



Selain turnamen bola voli, acara ini juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit, yang menghadirkan cerita-cerita tradisional yang sarat makna. Masyarakat setempat sangat antusias menyaksikan pertunjukan ini, yang menjadi daya tarik tersendiri dan menambah suasana kekeluargaan.


Kuwu Suherman menyatakan, “Kami berharap acara ini bukan hanya menjadi ajang olahraga serta melestarikan budaya tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat. Semoga setiap tahun kita bisa mengadakan kegiatan serupa yang semakin meriah.”

Acara ini mendapat sambutan positif dari warga, dan diharapkan dapat menjadi tradisi yang akan terus berkembang di Desa Kedungsana dan sekitarnya.


(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta | Kabupaten Cirebon, Gempol, 24 Agustus 2024 – Sentra Medika Hospital Gempol, rumah sakit baru yang mengusung standar internasional, resmi dibuka untuk umum. Acara “unboxing” fasilitas rumah sakit ini dipandu langsung oleh dr. Habiebie, seorang dokter berpengalaman di bidang pelayanan kesehatan.


Dalam acara tersebut, dr. Habiebie mengajak para tamu undangan dari berbagai kalangan, termasuk persatuan bidan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), komunitas kreator, dan media, untuk berkeliling dan menjelaskan berbagai fasilitas unggulan yang tersedia di Sentra Medika Hospital Gempol.

Dr. Habiebie memulai tur dengan memperkenalkan lobi rumah sakit. “Kami ingin memberikan kesan pertama yang baik bagi pasien dan keluarga mereka. Lobi ini dirancang dengan desain modern, dilengkapi dengan area tunggu yang nyaman dan fasilitas pendaftaran yang cepat dan efisien,” jelasnya.


Tur dilanjutkan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). “IGD kami siap melayani pasien dengan cepat dan tepat. Fasilitas ini dilengkapi dengan peralatan medis terkini serta tim medis yang siap siaga 24 jam,” tambahnya. Dr. Habiebie juga menjelaskan bahwa ruang IGD dilengkapi dengan ruang observasi dan perawatan khusus untuk menangani berbagai kondisi darurat.

Selanjutnya, dr. Habiebie memperkenalkan ruang Intensive Care Unit (ICU), yang merupakan salah satu fasilitas unggulan Sentra Medika Hospital Gempol. “ICU kami dilengkapi dengan teknologi monitoring terbaru yang memungkinkan pemantauan kondisi pasien secara real-time. Ini memastikan bahwa pasien yang membutuhkan perawatan intensif mendapatkan penanganan terbaik setiap saat,” ujarnya.

Dr. Habiebie juga memperkenalkan berbagai layanan spesialis yang tersedia di rumah sakit ini, termasuk spesialis jantung, anak, bedah, dan lainnya. “Para dokter spesialis di sini adalah ahli di bidangnya dan berpengalaman,” ungkapnya.

Dengan fasilitas yang lengkap dan modern, Sentra Medika Hospital Gempol diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat Gempol dan sekitarnya untuk pelayanan kesehatan terbaik. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan menyeluruh bagi semua pasien kami,” pungkas dr. Habiebie.

Acara unboxing ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi mengenai hipertensi pada kehamilan. Diskusi ini dipandu oleh dr. Feny Renita, Sp. OG, seorang dokter ahli kandungan dari Sentra Medika, yang memberikan wawasan dan tips untuk mencegah dan mengelola hipertensi selama kehamilan.

Direktur Utama Sentra Medika Hospital Gempol, dr. H. Budi S. Soenjaya, MM, menjelaskan bahwa rumah sakit ini merupakan tipe C dengan kapasitas tipe B, menyediakan 103 tempat tidur yang terdiri dari 8 tempat tidur di ICU, 2 tempat tidur di Pediatric Care Unit (PICU), 2 tempat tidur di High Care Unit (HCU), 2 tempat tidur di Neonatal Care Unit (NICU), serta 89 tempat tidur untuk rawat inap dengan berbagai pilihan kamar, termasuk Super VIP, VIP, kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Beliau menegaskan komitmen rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Gempol dan sekitarnya.

Suwahyo SE, Head of Sales Sentra Medika Hospital, juga turut hadir dan menyampaikan dukungannya. “Saat ini hampir 90 persen tenaga kerja di Sentra Medika Gempol berasal dari wilayah sekitar Gempol. Kami berharap fasilitas ini dapat bermanfaat bagi warga sekitar dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah ini,” ungkapnya. Dengan tagline “Kesehatan Anda adalah Prioritas Kami,” acara ditutup dengan santap siang bersama dan harapan bahwa Sentra Medika Hospital Gempol dapat terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta | Kabupaten Cirebon, Dalam sebuah acara yang berlangsung di Padepokan Anti-Galau Ujang Bustomi, Bambang Mujiarto, ST, Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, menyampaikan pernyataan penting mengenai peran pemuda dan komitmen politik di wilayahnya, Jumat  23 Agustus 2024.

Dalam sambutannya, Mujiarto mengawali dengan menekankan pentingnya peran pemuda sebagai aset berharga dalam masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pemuda tidak hanya merupakan penerus bangsa tetapi juga motor penggerak pembangunan daerah. "Pemuda telah memberikan kontribusi besar sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini, dan mereka memiliki peran strategis dalam konteks sosial serta pembangunan daerah kita," ujar Mujiarto.


Mujiarto melanjutkan dengan menginformasikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengimplementasikan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelayanan Kepemudaan. Peraturan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap kegiatan kepemudaan dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Jawa Barat, mengatasi berbagai masalah kepemudaan, serta meningkatkan indeks pembangunan pemuda yang saat ini masih di bawah rata-rata nasional.

Dalam konteks politik, Mujiarto menegaskan bahwa kekuasaan demokrasi harus melibatkan partisipasi rakyat dalam setiap tahap pengambilan keputusan. "Khususnya dalam pemilihan kepala daerah, kita semua berharap bahwa proses demokrasi ini dapat memberikan hasil terbaik bagi setiap kota, kabupaten, dan provinsi kita," katanya.

Mujiarto juga menekankan komitmennya untuk terus membangun daerah dengan pendekatan sistemik dan integratif. Ini termasuk menjalin komunikasi politik yang konstruktif dengan berbagai partai untuk menyelesaikan berbagai isu. Mengenai keputusan terkait Pak Ono, Mujiarto memastikan bahwa keputusan akhir akan mengikuti keputusan resmi dari PDI Perjuangan.

"Semoga acara ini dapat memberikan inspirasi dan semangat bagi kita semua untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah dan mengoptimalkan potensi pemuda," tutup Mujiarto.

(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Kuningan) -
Mahasiswa Universitas IsIam Bunga Bangsa Cirebon (UI BBC) sedang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) sukses menggelar kegiatan penghijauan dengan  menanam bibit pohon berbagai jenis seperti, mangga, durian, jambu, petai dan ketapang di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) tepatnya di Desa Bandorasa Kulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, Rabu (21/8/2024)

Selain diikuti mahasiswa peserta KPM kegiatan tersebut dihadiri  Perangkat  Desa setempat.

Asti Dwi Riastianty Ketua KPM UI BBC Desa Bandorasa Kulon mengatakan, tema dari kegiatan penghijauan ini yakni Satu Pohon Seribu Harapan, Pohon menjaga Bumi dan Lingkungan.

" Kegiatan ini kami lakukan sebagai wujud cinta alam Indonesia. Dengan kegiatan penghijauan ini semoga kelestarian hutan semakin terjaga, " Paparnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Bandorasa kulon, Nana Sudiana,  Program penghijauan yang dilakukan mahasiswa UI BBC ini dapat meningkatkan dan menambah koleksi tanaman di Kawasan TNGC juga sebagai sarana pencegah terjadinya bencana banjir dan erosi tanah.

" Kegiatan seperti ini sangat positif, dengan penanaman bibit pohon dikawasan TNGC dapat menambah koleksi  jenis- jenis pohon, dan mencegah erosi tanah" Katanya.

Nana berharap program ini memiliki dampak yang baik untuk keberlangsungan hidup satwa dan kelestarian hutan dimasa yang akan datang.

Diakuinya program penghijauan yang dilakukan mahasiswa UI BBC  sangat bagus terutama untuk keberlangsungan ekosistem hutan.

" Kegiatan ini sangat bagus dan tentunya sebagai salah satu kenang-kenangan  dari Mahasiswa UI BBC yang sedang melaksanakan KPM didesa kami, semoga sukses semuanya " Pungkasnya. (Nano)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta, Majalengka - Surat Keputusan (SK) Definitif untuk Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Sumberjaya diserahkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Majalengka, Tirta Wirahman, SH, kepada Ketua Definitif yang baru, Asep, pada Sabtu malam (17/8/2024). Penyerahan SK ini dilakukan setelah Ketua PAC Sumberjaya sebelumnya, Andi Mangkubumi, baru-baru ini meninggal dunia.

Tirta Wirahman, SH, menyampaikan bahwa kekosongan posisi Ketua PAC Sumberjaya harus segera diisi agar organisasi tetap dapat berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku. "Alhamdulillah malam ini kita bisa berkumpul dalam kegiatan penyerahan SK Ketua PAC Sumberjaya," ujarnya.

Tirta berharap PAC Sumberjaya dapat semakin solid dan berkembang dengan baik. Ia juga meminta seluruh jajaran GRIB Jaya yang hadir untuk mendoakan almarhum Ketua PAC Sumberjaya. "Mari kita doakan semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT," tambahnya.

Selain itu, Tirta mengingatkan agar seluruh pengurus dan anggota GRIB Jaya di Kabupaten Majalengka menjaga marwah organisasi serta nama baik Ketua Umum Bang Haji Hercules dan Dewan Pembina DPP GRIB Jaya, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, Presiden terpilih. "Ormas kita bukan wadah untuk premanisme atau gagah-gagahan, tetapi merupakan organisasi profesional yang selalu siap membantu masyarakat," tegasnya.

Asep, Ketua PAC Sumberjaya yang baru menerima SK, mengapresiasi kehadiran Ketua DPC GRIB Jaya. "Saya merasa bangga atas kehadiran Bapak Ketua DPC dan penyerahan SK ini secara langsung," ujarnya.

Asep berharap bimbingan dan arahan dari Ketua DPC dan jajaran pengurus GRIB Jaya akan membantunya dalam membentuk ranting-ranting di Kecamatan Sumberjaya untuk perkembangan organisasi yang lebih pesat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dewan Pembina sekaligus Penasehat GRIB Jaya PAC Sumberjaya, Ade Duryawan, S.Pd, yang juga merupakan calon legislatif terpilih 2024 dari Partai Kebangkitan Bangsa. (Nano)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Kabupaten Cirebon),  Di selenggarakan kegiatan "One Day Training" yang berfokus pada pemberdayaan produk dan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini bertajuk PRODIGI UMKM dan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha UMKM di daerah tersebut dalam hal standarisasi produk dan adaptasi digital.
Rabu, 14 Agustus 2024.


Drs Hafidz Iswahyudi MSi. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Cirebon, menjelaskan, "Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pelaku UMKM dengan memperluas wawasan mereka mengenai standar produk berkualitas dan memfasilitasi mereka untuk memasuki era digitalisasi. Kami juga menyediakan pendampingan agar UMKM dapat terdaftar dalam e-katalog atau katalog elektronik pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dengan ini, kami berharap produk UMKM dapat dipasarkan lebih luas dan membuka peluang usaha baru."

Pelatihan hari ini diikuti oleh 40 pelaku usaha UMKM, khususnya yang bergerak di bidang catering. Drs Hafidz Iswahyudi MSi menekankan pentingnya pemanfaatan program ini sebaik mungkin untuk memperluas peluang usaha dan pengembangan bisnis.

Fokus utama dari program ini adalah perekonomian dan pembangunan daerah, dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kabupaten Cirebon.
(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta - Kabupaten Cirebon - Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Cirebon, Muhyidin, menyampaikan optimisme dan harapan terkait perkembangan kegiatan olahraga di wilayahnya. Dalam pernyataan terbaru, Muhyidin menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat mengenai olahraga serta mempererat silaturahmi antarwarga.


Menurut Muhyidin, tahun lalu jumlah kegiatan olahraga yang dilaksanakan oleh KORMI hanya sebanyak 5, namun tahun ini jumlahnya meningkat signifikan menjadi 14. Ditambah lagi, ada 2 kegiatan baru yang masih dalam proses, sehingga totalnya mencapai sekitar 16 kegiatan. "Harapan kami adalah kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan membawa kebahagiaan yang lebih besar," ujarnya.

Muhyidin juga menjelaskan bahwa meskipun beberapa kegiatan sempat mengalami bentrok dengan acara lain, seperti gerak jalan, pihaknya tetap berusaha menghadirkan perwakilan yang dapat menyaksikan kemajuan ini. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga dan bukan sekadar meraih prestasi.

Lebih lanjut, Muhyidin menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sudah mempersiapkan pembentukan KORMI di 11 kecamatan dan berencana untuk memperluas ke kecamatan lainnya. "Kami terus menjalin hubungan dengan KONI dan memfasilitasi berbagai kegiatan olahraga untuk masyarakat," tambahnya.

Dengan upaya ini, diharapkan Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh dalam mengembangkan olahraga masyarakat secara lebih luas dan efektif.
(Ramadhan)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta,
 Kabupaten Cirebon, PJ Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, memimpin operasi penertiban terhadap warung remang-remang (warem) di kawasan Goa Macan, Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, pada Rabu, 30 Juli 2024. Operasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Cirebon untuk menegakkan norma dan hukum di wilayah tersebut.

Beberapa warung yang ditertibkan telah berdiri selama 54 tahun dan diduga terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum serta norma sosial. Aktivitas yang dimaksud termasuk kemungkinan adanya kegiatan prostitusi dan pelanggaran lainnya.

Wahyu Mijaya menjelaskan bahwa penertiban dilakukan setelah serangkaian langkah administratif yang telah dilakukan sesuai dengan peraturan. Sebelumnya, pihaknya telah mengirimkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada pemilik warung untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Namun, karena tidak ada perbaikan, penertiban terpaksa dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat setempat.

Operasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan tim terkait dari Pemkab Cirebon, untuk memastikan penertiban berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.