stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

PERINGATAN acara khotmil peringati hari jadi. Foto Riyati 
Suara Semesta  Kabupaten Tegal
Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Tegal H Ishak Maulana Rohman. SH MM dalam rangkaian acara Khotmil Qur'an dan Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425 Tahun 2026.

Momentum tasyakuran ini menjadi ajang untuk menyatukan dan menyatukan visi serta misi demi mewujudkan Kabupaten Tegal yang prospek dan lebih maju.
Di usia Kabupaten Tegal yang ke-425, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat guna menjaga persatuan, meningkatkan karya, serta memperkuat pengabdian sesuai harapan bersama dengan semangat “Tegal Luwih Apik”

Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tegal, Iskhak Maulana Rokhman, SHMM yang kemudian diserahkan kepada perwakilan keluarga besar Desa Kalisoka, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

Kegiatan tersebut menghadirkan unsur Forkopimda, para camat se-Kabupaten Tegal, pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal beserta jajaran, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

PENDOPO suasana di pendopo saat khotmil. Foto Riyati 

Dalam berbagai hal, Bupati Tegal berharap agar usia Kabupaten Tegal yang telah matang dan penuh pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berbenah dan menyambut masa depan yang lebih baik.
 Menurutnya, usia yang matang harus menjadi pendorong untuk meningkatkan pembangunan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, politik, hukum, hingga kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dengan semangat kebersamaan dan religiusitas, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-425 diharapkan mampu mempererat persatuan serta membawa Kabupaten Tegal menuju kemajuan yang lebih baik di masa mendatang.


Pewarta : Riyati Kaperwil 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
LAUNCHING Kapolresta Cirebon saat acara launching. Foto Humas 
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon 
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajaran Polresta Cirebon dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan bersama Presiden RI dan Kapolri, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan nasional tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Di wilayah hukum Polresta Cirebon, kegiatan dipusatkan di lahan pertanian Blok Menti, Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama hadir langsung didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polresta Cirebon, serta unsur Forkopimcam Talun dan stakeholder terkait lainnya.

Kapolresta Cirebon mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan stabilitas pangan nasional tetap terjaga.

“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, Polresta Cirebon siap mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan melalui sinergi bersama seluruh stakeholder terkait,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri terus berkontribusi aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Bahkan, panen raya jagung yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia berhasil menghasilkan jutaan ton produksi jagung dan diproyeksikan terus meningkat pada kuartal berikutnya.

Kapolri juga menekankan pentingnya inovasi di sektor pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi pompa air tenaga surya serta pembangunan gudang ketahanan pangan Polri guna membantu menjaga distribusi dan ketersediaan hasil panen masyarakat.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menjaga kedaulatan pangan bangsa. Menurutnya, pangan merupakan sektor strategis yang harus dijaga bersama demi masa depan Indonesia.

“Mengamankan pangan berarti mengamankan masa depan bangsa. Peran seluruh unsur, termasuk Polri di lapangan, sangat luar biasa dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Presiden RI.

Usai mengikuti rangkaian Zoom Meeting dan meninjau langsung lokasi panen raya jagung di Desa Cempaka, Kapolresta Cirebon menegaskan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi bersama Dinas Pertanian, Bulog, BPS, kelompok tani, dan berbagai elemen lainnya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Cirebon.

“Kami siap mengimplementasikan seluruh arahan Presiden RI dan Kapolri di daerah. Sinergitas yang sudah terjalin akan terus diperkuat demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

Editor : Koharrudin 
Sumber : Humas Polresta Cirebon 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

PEMBANGUNAN salh satu ruas jalan yang sedang dibangun. Foto Diskominfo

Suara Semesta, Kabupaten Cirebon

Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mulai mempercepat pembangunan infrastruktur jalan.

  1. Jalan Sindanglaut-Ciawigajah
  1. Jalan Sindanglaut-Pabuaran
  1. Jalan Halimpu-Wangkelang
  1. Jalan Klangenan-Panguragan
  1. Jalan Celancang-Pangkalan
  1. Jalan Playangan-Bojongnegara
  1. Jalan Arjawinangun-Suranenggala
  1. Jalan Gebangilir-Waled
  1. Jalan Megu-Lurah
  1. Jalan Palimanan-Kramat
  1. Jalan Tegalgubug-Kaliwedi
  1. Jalan Tegalsari-Lemahtamba
  1. Jalan Sindangjawa-Mandirancan
  1. Jalan Gegesik-Kedungdalem
  1. Jalan Pangarengan-Sindanglaut
  1. Jalan Kalirahayu-Tawangsari
  1. Jalan Dawuan-Wanakaya
  1. Jalan Gesik-Sendang
  1. Jalan Dukupuntang-Girinata
  1. Jalan Mundu-Pamengkang
  1. Jalan Waled-Cibogo
  1. Jalan Jamblang-Bakung
  1. Jalan Cideng – Kertawinangun

Sebanyak 23 ruas jalan di berbagai wilayah dipastikan diperbaiki setelah masuk dalam proses lelang dini Tahun Anggaran 2026.

Percepatan lelang dilakukan agar pekerjaan fisik dapat segera berjalan dan masyarakat lebih cepat merasakan manfaat peningkatan infrastruktur jalan.

Program tersebut juga menjadi bagian dari target peningkatan kemantapan jalan Kabupaten Cirebon.

Adapun 23 ruas jalan yang dipastikan diperbaiki meliputi:

Panjang penanganan bervariasi, mulai dari 175 meter hingga lebih dari 1 kilometer dengan lebar jalan antara 3,5 meter hingga 6 meter.

Mayoritas pekerjaan menggunakan konstruksi betonisasi guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan jalan.

BERJALAN terus melaksanakan pembangunan sarana jalan. Foto Diskominfo

Sekadar diketahui, Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto mengatakan, pemerintah daerah menargetkan kondisi jalan mantap di Kabupaten Cirebon dapat tercapai pada 2029.

Menurut Sunanto tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon per akhir 2025 telah mencapai sekitar 86 persen.

Panjang jalan di Kabupaten Cirebon mencapai 1.410 kilometer. Dari total itu, jalan nasional memiliki panjang 98 kilometer, jalan provinsi mencapai 72 kilometer, dan jalan kabupaten mencapai 1.240 kilometer.

Pemkab Cirebon terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain mengandalkan APBD Kabupaten Cirebon, Pemkab Cirebon juga mengupayakan mendapatkan dukungan anggaran dari Pemprov Jabar.

Pada 2026, terdapat tiga ruas jalan kabupaten yang direncanakan mendapat bantuan penanganan dari pemerintah provinsi.

Sebelumnya, sejumlah ruas jalan di wilayah Pasaleman, Ciledug, Tonjong-Luwiasem, Kramat, Cisaat, Mandala hingga Pasawahan telah mendapat dukungan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sekarang masih proses asistensi DED. Mudah-mudahan bisa terealisasi seperti bantuan provinsi tahun sebelumnya,” ucapnya.

Sementara itu, DPUTR juga menyiapkan lelang tahap ketiga dengan sekitar 70 paket pekerjaan tambahan.

Mayoritas paket pekerjaan tersebut bernilai di bawah Rp1 miliar dan tetap menggunakan konstruksi betonisasi. 

Editor : Koharrudin

Sumber : DISKOMINFO

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
BACA saat pembacaan deklarasi SPMB. Foto Dariman
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang bersih, transparan, berkualitas, dan berintegritas melalui penandatanganan Pakta Integritas Penyelenggaraan SPMB Tahun 2026 di Hotel Apita Cirebon, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, kepala satuan pendidikan, pengawas sekolah, serta pemangku kepentingan bidang pendidikan di Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Imron mengatakan, penandatanganan pakta integritas itu bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai regulasi dan menjunjung prinsip keadilan.

Menurut dia, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak sekaligus fondasi utama dalam membangun masa depan daerah, sehingga proses penerimaan murid baru harus dipandang sebagai pintu awal memastikan akses layanan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

HADIR terlihat Forkopimda Kab. Cirebon saat usai acara. Foto Dariman

“Pelaksanaan SPMB menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang transparan dan berintegritas. Kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan sering kali dimulai dari proses penerimaan murid baru,” katanya.

Ia menegaskan, proses SPMB yang berjalan objektif dan terbuka akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah maupun satuan pendidikan.

Sebaliknya, praktik penyimpangan seperti manipulasi data, titipan, dan pungutan liar dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.

Karena itu, Pemkab Cirebon berkomitmen mengawal seluruh tahapan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 agar berjalan tertib, transparan, objektif, serta berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Imron menekankan seluruh proses penerimaan murid baru harus dilaksanakan secara objektif, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga meminta seluruh kepala sekolah, panitia SPMB, pengawas sekolah, dan pihak terkait menjaga integritas serta profesionalisme selama pelaksanaan penerimaan murid baru berlangsung.

“Tidak boleh ada praktik titipan, manipulasi data domisili, pungutan liar, maupun bentuk penyimpangan lainnya yang dapat mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Cirebon meminta Dinas Pendidikan memastikan mekanisme pelaksanaan, petunjuk teknis, aplikasi, hingga layanan pengaduan dapat berjalan optimal dan mudah diakses masyarakat.

DISKOMINFO turut hadir Kepala Dinas Kominfo beserta jajaran dinas lainnya. Foto Dariman

Imron juga menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk melaksanakan proses seleksi secara objektif dan transparan, melakukan verifikasi data secara teliti, serta memberikan pelayanan yang ramah dan terbuka kepada masyarakat.

Menurut dia, keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan SPMB, mengingat masyarakat kini semakin kritis dan memahami haknya dalam memperoleh layanan pendidikan.

Imron menambahkan, keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Pendidikan maupun sekolah, melainkan membutuhkan dukungan dan pengawasan bersama dari seluruh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, dewan pendidikan, organisasi profesi guru, hingga masyarakat.

Ia berharap penandatanganan pakta integritas tersebut dapat menjadi penguat komitmen bersama dalam menjaga marwah dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan di Kabupaten Cirebon.

“Kita bukan hanya menyelenggarakan proses administrasi penerimaan murid baru, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan,” pungkasnya. 


Pewarta : Dariman. A. Md
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TURUT HADIR Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Dr.dr Prihati Pujowaskito SP.JP(K)FIHA,MMRS,FIMMA saat hadiri acara di Brebes. Foto Robby

Suara Semesta, Brebes
Pelaksanaan Gerakan Nasional Selamatkan Perempuan Indonesia Bertujuan menekankan angka kematian ibu dalam masa kehamilan,kegiatan ini berkolaborasi Perdana oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Islam Mutiara Bunda dengan Puskesmas Tanjung Kabupaten Brebes pada hari Selasa (12/05/2026).

Kegiatan berlangsung sangat meriah dan penuh makna turut dihadiri sejumlah pejabat Tinggi Daerah, program ini betapa seriusnya perhatian terhadap ibu hamil. Hadir secara Langsung: Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma, Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Dr.dr Prihati Pujowaskito SP.JP(K)FIHA,MMRS,FIMMA. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dr Heru Padmonobo, M.Kes. Direktur RSUD Brebes drg. Adhi Supriadi M.Kes. Direktur RSU Islam Mutiara Bunda. Kepala cabang BPJS kesehatan Brebes.  Camat Tanjung. Para Kepala Puskesmas serta ratusan peserta khususnya ibu hamil memadati lokasi acara.

BPJS kepersertaan perempuan dalam bpjs ibu hamil. Foto Robby

Dalam sambutan Direktur Utama BPJS Kesehatan dr Prihati Pujowaskito dengan ungkapannya kagum dan antusiasme luar biasa yang hadir. Beliau memastikan kepesertaan BPJS ibu hamil masih aktif untuk mempersiapkan proses kelahiran nanti, dan bila ada kepesertaan BPJS yang tidak aktif segera diurus dengan pihak terkait akan membantu proses tersebut.

Penyelenggaraan acara ini adalah mewujudkan kepedulian terhadap Kesehatan ibu dan Anak, yang menjadi Prioritas Utama pembangunan Kesehatan di Brebes " Ujar ibu Bupati dihadapan para Undangan.


Penulis : Robby Anggriawan