stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas

Suara Semesta (Kabupaten Cirebon) -
Kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), salah satu Program Hasil Cepat Terbaik / Quick Win pemerintah yang menargetkan manfaat bagi seluruh warga Indonesia. Di Kabupaten Cirebon, pelaksanaan program ini berjalan baik dan terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan, sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah sekaligus dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
 
Program CKG: Deteksi Dini, Pencegahan, dan Edukasi Hidup Sehat
 
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program pemerintah dengan target penerima manfaat terbesar sepanjang sejarah, mencakup seluruh warga Indonesia mulai dari bayi baru lahir hingga usia lanjut. Tujuan pemerintah pusat memberikan fasilitas kesehatan ini adalah agar risiko penyakit dapat diidentifikasi dan dicegah, penyakit dapat dideteksi sejak dini untuk segera diobati, serta masyarakat mendapat sosialisasi dan edukasi agar memahami dan menerapkan pola hidup sehat.
 
Sasaran program ini mencakup semua kelompok usia:
 
- Bayi baru lahir (usia 2 hari)
- Balita dan anak prasekolah (usia 1–6 tahun)
- Dewasa (usia 18–59 tahun)
- Lanjut usia (di atas 60 tahun)
 
Berbagai manfaat pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan bayi baru lahir, pengukuran pertumbuhan (berat badan dan tinggi badan) serta perkembangan bagi balita, pengukuran tekanan darah, gula darah dan fungsi ginjal, pemeriksaan indera (mata dan telinga), hingga pemeriksaan gigi, kesehatan jiwa, dan lainnya.
 
Capaian 31,06% per 31 Agustus 2026, Terus Melaju Menuju Target
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Eni Suhaeni, S.KM., M.Kes., menyampaikan perkembangan pelaksanaan CKG saat ditemui di ruang kerjanya, Jl. Sunan Muria No. 6, Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Senin (31/08/2026).
 
“Alhamdulillah, kita dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari jumlah penduduk yang telah dilakukan CKG s/d 31 Agustus mencapai 722.152 jiwa atau setara 31,06%, dari target 46% dari total jumlah penduduk 2.325.222 jiwa,” ungkapnya.
 
Pelaksanaan CKG di Kabupaten Cirebon berjalan melalui sosialisasi kepada masyarakat yang dilakukan oleh pihak puskesmas, didukung dengan Surat Edaran Bupati Cirebon terkait pelaksanaan CKG bagi masyarakat. Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan oleh tim puskesmas, baik di dalam gedung maupun luar gedung puskesmas, serta khusus untuk anak sekolah dilaksanakan langsung di sekolah-sekolah.
 
Wujud Implementasi Asta Cita, Kesehatan Sebagai Fondasi SDM Unggul
 
Menurut Hj. Eni Suhaeni, CKG merupakan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto, sekaligus implementasi Asta Cita keempat yang menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
 
“CKG atau Cek Kesehatan Gratis adalah salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bapak Presiden melalui Kementerian Kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat sebagai upaya deteksi dini penyakit dan faktor risiko kesehatan,” pungkasnya.
 
Langkah Nyata Demi Masyarakat yang Lebih Sehat dan Sejahtera
 
Capaian 31,06% ini menjadi bukti keseriusan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam memastikan setiap warga dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan biaya. Program ini bukan sekadar pemeriksaan semata, melainkan upaya strategis agar penyakit dapat diketahui sejak dini, risiko dapat dicegah, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat. Semoga capaian ini terus meningkat hingga mencapai target yang ditetapkan, sehingga kesehatan masyarakat Kabupaten Cirebon semakin terjamin, menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah, dan mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.
 
(Laporan: Dariman A. Md)

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
JAM PIMPINAN saat apel jam pimpinan. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon menggelar Apel Jam Pimpinan yang dirangkai dengan Penyerahan Penghargaan Pelayanan Prima dan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Senin (31/8/2026).

​Apel Jam Pimpinan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH, SIK, MH, serta diikuti Pejabat Utama (PJU), para Kabag, Kasat, Kasi, petugas, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polresta Cirebon.
PENGHARGAAN berikan penghargaan pelayanan prima dan IKPA 2026. Foto Humas
Dalam apel tersebut, Kapolresta Cirebon menerima dua piagam penghargaan. Diantaranya Penghargaan Kategori Pelayanan Prima (A) yang diberikan langsung oleh Kapolri atas hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025, menobatkan Polresta Cirebon sebagai Unit Pelayanan Publik berpredikat terbaik.

Selain itu, Penghargaan Implementasi Anggaran Terbaik (IKPA 100) dari KPPN atas keberhasilan Polresta Cirebon meraih Nilai Indikator Kinerja Implementasi Anggaran (IKPA) sempurna (100) pada Periode Semester I Tahun 2026.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras memelihara kondusivitas wilayah serta menjaga akuntabilitas tata kelola keuangan negara.

​"Kondusifnya wilayah hukum Polresta Cirebon serta diraihnya dua penghargaan bergengsi ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan seluruh personel. Predikat Pelayanan Prima dari Bapak Kapolri serta Nilai IKPA 100 dari KPPN merupakan bukti nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan publik yang ramah, profesional, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

​Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon berpesan agar seluruh anggotanya tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan capaian ini sebagai pemacu semangat untuk terus mempertahankan standar pelayanan terbaik di tengah masyarakat.

“Tingkatkan terus kinerja, jaga kekompakan, dan rawat baik-baik kepercayaan yang telah diamanahkan masyarakat kepada institusi Polri,” tutupnya.

Editor: Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PERINGATI Hari Kemerdekaan dan Harjad Desa saat berlangsungnya acara. Redaksi Foto
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Riuh tepuk tangan, warna-warni kostum, kreativitas warga, hingga lantunan musik tradisional dan hiburan artis nasional mewarnai Semarak Pesta Rakyat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-76 Desa Cikancas, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

Selama beberapa hari, Desa Cikancas berubah menjadi ruang perayaan kebersamaan. Bukan sekadar memeriahkan momentum kemerdekaan, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan sekaligus mengenang sejarah berdirinya Desa Cikancas.

Beragam kegiatan digelar, mulai dari turnamen olahraga seperti catur, bulutangkis, dan bola voli, hingga perlombaan khas Agustusan seperti balap karung, makan kerupuk, balap bakiak, serta berbagai permainan rakyat lainnya.

Namun, salah satu momen yang paling menyedot perhatian masyarakat adalah Karnaval Budaya Desa Cikancas, Sabtu (22/8/2026).

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Karnaval Budaya

Sejak pagi, suasana Desa Cikancas semakin semarak. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti dan menyaksikan karnaval budaya yang melibatkan masyarakat dari berbagai blok di Desa Cikancas.

Setiap blok menampilkan kreativitas dan atraksi terbaiknya. Beragam penampilan menjadi gambaran bagaimana masyarakat memaknai perayaan kemerdekaan sekaligus menunjukkan kekayaan kreativitas warga desa.

HADIR Kepala Desa diiringi perangkat saat hadir di acara. Redaksi Foto
Karnaval pun bukan hanya menjadi tontonan. Dibalik kemeriahan kostum dan penampilan warga, terselip pesan tentang kebersamaan.

Masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang berbaur dalam satu perayaan.

Semangat gotong royong terasa begitu kuat. Warga bersama-sama mempersiapkan penampilan, mengikuti iring-iringan, dan memberikan dukungan kepada peserta karnaval.

Bagi masyarakat Desa Cikancas, perayaan tersebut menjadi ruang untuk bertemu, bersilaturahmi, sekaligus merayakan kemerdekaan dengan cara yang dekat dengan kehidupan mereka.

Lola KDI Hibur Warga Desa Cikancas

Kemeriahan berlanjut pada malam hari. Setelah seharian disuguhkan berbagai penampilan dalam karnaval, masyarakat kembali berkumpul untuk menikmati hiburan musik.

ARTIS Lola artis yang turut menghibur acara tersebut. Foto Redaksi
Artis nasional Lola Bandha KDI tampil menghibur masyarakat bersama sejumlah artis lainnya dengan iringan Pandawa Lima Music Entertainment.

Suasana pesta rakyat semakin hidup. Warga dari berbagai kalangan menikmati hiburan musik yang menjadi salah satu puncak hiburan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-76 Desa Cikancas.

Kehadiran Lola KDI dan para pengisi acara lainnya membuat malam perayaan semakin meriah.

Panggung hiburan menjadi titik berkumpulnya masyarakat setelah rangkaian kegiatan sejak pagi.

Hari Jadi Desa Cikancas Ditutup dengan Ziarah dan Jaipongan

Semarak pesta rakyat belum berakhir. Rangkaian kegiatan kembali digelar pada Rabu (26/8/2026), yang sebelumnya telah disepakati sebagai Hari Jadi Desa Cikancas.

Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam leluhur dan pendiri Desa Cikancas, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

Ziarah menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan tersebut. Masyarakat diajak kembali mengingat sejarah dan jasa para leluhur serta pendiri desa yang telah meletakkan dasar bagi kehidupan masyarakat Cikancas hingga saat ini.

Usai ziarah, acara diakhiri dengan syukuran dan doa bersama. 

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika masyarakat berkumpul untuk mengumpulkan doa dan mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan Desa Cikancas.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pentas seni tradisional Jaipongan.

Pentas seni tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa perayaan hari jadi desa tidak hanya menghadirkan hiburan modern, tetapi juga memberikan ruang bagi seni dan budaya tradisional untuk terus hidup di tengah masyarakat.

Kuwu Cikancas : Jangan Sampai Masyarakat Terpecah

Kuwu Desa Cikancas, Yayan Tony Heryanto, A.Md., mengatakan rangkaian kegiatan tersebut bukan sekedar agenda perayaan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat.

Ia mengajak seluruh warga Desa Cikancas untuk bersama-sama mencintai tanah air sekaligus menjaga desa sebagai tempat tinggal dan bagian dari identitas masyarakat.

“Acara ini dalam rangka memperingati HUT ke-81 dan Hari Jadi ke-76 Desa Cikancas. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menyatukan tanah air dan desanya. Saya tidak ingin masyarakat terpecah belah,” ujar Yayan.

Dengan tegas ia menyampaikan semangat persatuan yang menjadi pesan utama dalam perayaan tersebut.

“NKRI Harga Mati, Desa Cikancas Harga Mati !” tegasnya.

Yayan juga menyampaikan terima kasih kepada Karang Taruna Suara Remaja selaku panitia acara, lembaga desa, perangkat desa, para ketua RT/RW, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya rangkaian kegiatan.

Karang Taruna : Cikancas Harus Jadi Barometer Desa Lain

Semangat menjaga persatuan juga disampaikan Ketua Karang Taruna Suara Remaja Desa Cikancas, Suara Mahardika, S.Pd., Gr., didampingi Ketua Panitia Acara, Ferry Purnama Iswara, S.Pd.
Suara Mahardika mengatakan, Semarak Pesta Rakyat merupakan agenda rutin yang digelar sebagai ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus memperkuat rasa persatuan.

“Acara ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan. Kami ingin seluruh masyarakat terus menjaga persatuan,” ujar Suara Mahardika.

Ia menegaskan, masyarakat Desa Cikancas memiliki semangat kebersamaan yang harus terus dipertahankan. 

Menurutnya, kekompakan warga menjadi modal penting untuk membangun desa agar semakin maju.

“Kami ingin Desa Cikancas menjadi barometer bagi desa-desa lainnya,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan bahwa Desa Cikancas mampu menjadi contoh dalam menjaga kekompakan dan persatuan.

“Kita menunjukkan masyarakat Desa Cikancas kompak dan bersatu!” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kemeriahan perayaan bukan hanya diukur dari banyaknya acara, tetapi juga dari seberapa kuat masyarakat menjaga kebersamaan.

Ketika Tradisi, Kreativitas dan Hiburan Menjadi Satu

Semarak Pesta Rakyat Desa Cikancas pada akhirnya bukan hanya tentang panggung hiburan atau kemeriahan karnaval.

Di dalamnya terkandung semangat gotong royong, kreativitas anak muda, tradisi yang terus dijaga, rasa hormat kepada para leluhur, serta kebanggaan masyarakat terhadap desa tempat mereka tumbuh dan tinggal.

Dari perlombaan olahraga dan permainan rakyat, meriahnya Karnaval Budaya, penampilan Lola KDI bersama Pandawa Lima Music Entertainment, hingga ziarah leluhur dan pentas Jaipongan, seluruh rangkaian kegiatan menjadi potret kebersamaan warga Desa Cikancas.

Di tengah perubahan zaman, masyarakat tetap memiliki ruang untuk merayakan kemerdekaan sekaligus menjaga identitas budaya dan sejarah desa.

Semarak Pesta Rakyat HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-76 Desa Cikancas pun menjadi lebih dari sekadar perayaan: sebuah panggung kebersamaan warga untuk menjaga persatuan, budaya, dan kecintaan terhadap desa.

Koharrudin / Redaksi
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
WABUP tampak Wakil Bupati Cirebon saat menyampaikan arahan. Foto Sunaa
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Semangat olahraga sekaligus pelestarian budaya berkuda kembali bergema di Kabupaten Cirebon. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, secara resmi membuka langsung acara Pacuan Berkuda Kabupaten Cirebon. Kegiatan berlangsung meriah di Arena Lapangan Eks Terminal Weru, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu, (29/8). Kehadiran beliau disambut antusiasme peserta dan warga yang memadati lokasi acara.
 
Diikuti 35 Peserta dari Empat Kabupaten, Perkuat Silaturahmi Antarwilayah
 
Pacuan berkuda ini diikuti oleh 35 peserta, yang terdiri dari peserta lokal Kabupaten Cirebon serta peserta yang turut berpartisipasi dari wilayah tetangga, yaitu Kuningan, Brebes, dan Indramayu. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah ini tidak hanya menjadikan ajang kompetisi, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarwarga Ciayumajakuning dan sekitarnya.
 
Untuk menjamin keadilan dan kesesuaian kemampuan, perlombaan dibagi ke dalam beberapa kelas, antara lain Kelas Pemula A, B, C, E, serta kelas-kelas lainnya. Pembagian kelas ini memberikan kesempatan yang sama bagi setiap joki, mulai dari pemula hingga yang sudah berpengalaman, untuk tampil dan mengukur kemampuannya.
 
Dukungan Penuh untuk Melahirkan Bibit Atlit Berkuda Unggul
 
PIALA penyerahan hadiah berupa piala kepada pemenang. Foto Sunaa
Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Cirebon, Bapak Jayadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah berkoordinasi dan mendapat dukungan penuh dari Ketua KONI Kabupaten Cirebon sekaligus Wakil Bupati, H. Agus Kurniawan Budiman. Beliau berharap acara pacuan berkuda ini dapat terselenggara setiap tahunnya secara berkelanjutan, dengan tujuan utama mencetak bibit-bibit unggul atlit joki berkuda yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah.
 
Dukungan yang diberikan bukan hanya sekadar untuk satu kali acara, melainkan komitmen untuk membina dan melahirkan atlit-atlit muda yang berbakat di bidang olahraga berkuda. Dengan terselenggaranya ajang ini secara rutin, diharapkan semakin banyak joki muda yang tumbuh, terlatih, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
 
Wadah Melestarikan Tradisi dan Mengembangkan Potensi Atlit
 
Pacuan berkuda bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari tradisi dan kearifan lokal yang telah lama hidup di masyarakat. Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilestarikan dan dikembangkan, agar generasi muda tetap mengenal, mencintai, dan menguasai seni olahraga berkuda. Dengan dukungan pemerintah daerah melalui KONI dan PORDASI, diharapkan olahraga berkuda di Kabupaten Cirebon semakin berkembang pesat, melahirkan atlit-atlit berprestasi yang dapat berkompetisi hingga tingkat nasional.
 
Semoga pacuan berkuda Kabupaten Cirebon ini terus berlanjut setiap tahun, semakin meriah, dan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang membanggakan daerah. Selamat kepada seluruh peserta yang telah tampil berjuang dengan sportivitas, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini dengan lancar dan sukses.
 
Pewarta : Sunaa / Dodit
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
FASILITAS tempat cuci motor dan bengkel gratis untuk ojol. Foto Humas
Suara Semesta, Kota Cirebon
Polres Cirebon Kota meresmikan fasilitas cuci motor dan bengkel gratis khusus komunitas Ojek Online (Ojol) Kamtibmas setelah pelaksanaan apel di Mako Latpri Polres Cirebon Kota, Jumat (28/08/2026). Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari mendukung mobilitas masyarakat.

Peresmian dilakukan setelah Apel Ojol Kamtibmas yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para pengemudi ojol dalam menunjang aktivitas mereka sehari-hari.

Tempat cuci motor gratis disediakan untuk membantu para pengemudi menjaga kebersihan dan kondisi kendaraan yang menjadi sarana utama dalam menjalankan pekerjaan. Sementara itu, fasilitas bengkel gratis ditujukan untuk memberikan dukungan terhadap kebutuhan perawatan kendaraan para anggota Ojol Kamtibmas.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan mengatakan, fasilitas tersebut merupakan bentuk perhatian Polres Cirebon Kota kepada komunitas ojol yang selama ini telah menjadi bagian dari mitra kepolisian. Menurutnya, keberadaan fasilitas bersama tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan komunitas Ojol Kamtibmas.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh rekan-rekan Ojol Kamtibmas. Ini merupakan bentuk kepedulian kami sekaligus ruang bersama untuk mempererat silaturahmi dan membangun sinergi,” ujar AKBP Bimantoro.

CUCIAN tempat cuci yang difasilitasi. Foto Humas
Selain peresmian fasilitas cuci motor dan bengkel gratis, kegiatan juga diisi dengan pemberian tali asih serta pelayanan pengobatan gratis bagi anggota komunitas Ojol Kamtibmas. Berbagai fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh para pengemudi.

Fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi bagi komunitas Ojol Kamtibmas. Dengan adanya ruang bersama, komunikasi antara komunitas ojol dan kepolisian dapat terus terjalin sehingga berbagai aspirasi maupun kebutuhan di lapangan dapat disampaikan secara langsung.

Bagi para pengemudi ojol, kondisi kendaraan merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas dan keselamatan selama bekerja. Karena itu, fasilitas cuci motor dan bengkel gratis diharapkan dapat membantu mereka melakukan perawatan kendaraan secara lebih mudah.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, penyediaan fasilitas tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri yang memberikan manfaat langsung kepada komunitas ojol. “Kami ingin fasilitas ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rekan-rekan Ojol Kamtibmas. Selain mendukung kebutuhan kendaraan, keberadaan fasilitas ini diharapkan semakin memperkuat silaturahmi dan sinergi antara Polres Cirebon Kota dengan komunitas ojol,” pungkasnya.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polres Cirebon Kota