stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
LEPAS saat acara pelepasan. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Kuningan
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan menyelenggarakan acara pelepasan pegawai yang memasuki masa purnabakti serta pegawai yang menerima amanah alih tugas, pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan hangat di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan, menjadi wujud nyata penghormatan organisasi atas kesetiaan, ketekunan, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.
 
Acara dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali. Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Kelas IIA Kuningan, para pejabat struktural, seluruh staf pelaksana, unsur regu pengamanan, anggota Dharma Wanita Persatuan, serta Calon Pegawai Negeri Sipil guna mengikuti rangkaian kegiatan ini secara lengkap.
 
Dalam kesempatan tersebut, secara resmi dilepas tiga orang pegawai yang mendapat penugasan baru, yaitu Bayu Budhi Santoso, Iqbal Maulana, dan M. Fajar Rizki Alfianto. Selain itu, juga disampaikan penghormatan mendalam kepada Elpri Yunior Usman yang mengakhiri masa tugas sebagai Aparatur Sipil Negara setelah mengabdi lama dan bertanggung jawab menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha.
 
Rangkaian acara tersusun rapi dan berjalan tertib: dimulai dengan pembukaan resmi, dilanjutkan penyanyian Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa memohon keberkahan dan keselamatan, penyampaian kesan serta pesan dari pegawai yang dilepas baik purnabakti maupun alih tugas, sambutan pimpinan, penyerahan tanda kenang‑kenangan, ucapan selamat dan doa keberhasilan, hingga ditutup dengan ramah‑tamah dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban.
 
APRESIASI Kalapas bersama istri saat acara. Foto Humas
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi‑tingginya atas segala sumbangan pikiran, tenaga, serta keteladanan yang ditunjukkan selama masa pengabdian.
 
“Masa purnabakti bukanlah titik akhir pengabdian, melainkan babak baru kehidupan yang penuh keberkahan dan ketenangan. Demikian pula bagi rekan‑rekan yang melaksanakan alih tugas, semoga mampu membawa pengalaman dan sikap kerja baik yang telah terbina untuk terus berkarya dan berprestasi di tempat penugasan baru. Terima kasih atas kesetiaan, kedisiplinan, serta dedikasi yang terus ditunjukkan demi kemajuan Lapas Kelas IIA Kuningan. Semoga tali silaturahmi dan kebersamaan yang terjalin tetap terpelihara erat selamanya,” tegas Sukarno Ali.
 
Mewakili rekan‑rekan yang dialihkan tugas, Bayu Budhi Santoso menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas bimbingan serta dukungan yang diperoleh selama bertugas.
 
“Lapas Kelas IIA Kuningan telah menjadi tempat yang penuh kenangan, sarana pembelajaran berharga, serta rumah kedua yang hangat bagi kami. Terima kasih kepada Bapak Kepala Lapas, seluruh jajaran pimpinan maupun rekan kerja atas bimbingan, kerja sama, dan kebersamaan yang terjalin baik selama ini. Mohon dukungan dan doa restu agar saya dapat mengemban amanah baru dengan sebaik‑baiknya, penuh tanggung jawab dan integritas. Semoga hubungan kekeluargaan tetap terjalin erat dan Lapas Kelas IIA Kuningan senantiasa semakin maju dan kokoh dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan,” ujarnya.
 
Sementara itu, Elpri Yunior Usman menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh keluarga besar Lapas Kelas IIA Kuningan.
 
“Saya merasa bersyukur dapat menyelesaikan seluruh masa pengabdian di lingkungan yang penuh kebersamaan dan saling mendukung. Terima kasih kepada pimpinan, rekan‑rekan, serta seluruh unsur yang telah bekerja sama dengan baik. Banyak pelajaran dan kenangan berharga yang akan selalu saya simpan sebagai bekal kehidupan selanjutnya. Semoga semangat kerja sama tetap terjaga, kekompakan terus diperkuat, dan Lapas Kelas IIA Kuningan senantiasa maju pesat serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin prima dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya dengan penuh haru dan keikhlasan.
 
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan ingin terus menanamkan dan memperkuat semangat kekeluargaan, kebersamaan, serta budaya kerja yang profesional dan berintegritas di kalangan seluruh insan pemasyarakatan. Momen pelepasan ini menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian yang tulus akan selalu meninggalkan jejak positif dan nilai luhur yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat.
 
(Dariman A. Md)
 
 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PLENO KPU Kab Cirebon adakan rapat pleno PDPB. Foto KPU
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon menetapkan 1.843.921 pemilih pada Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, Rabu (1/7) di Aula Pangeran Walangsungsang. Jumlah tersebut terdiri atas 927.632 pemilih laki-laki dan 916.289 pemilih perempuan yang tersebar di 40 kecamatan dan 424 desa/kelurahan di Kabupaten Cirebon.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, menyampaikan bahwa Rapat pleno tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan sebagaimana diamanatkan dalam PKPU Nomor 1 Tahun 2025.
“Tujuannya adalah memelihara dan memperbarui DPT secara berkelanjutan untuk menyusun DPT pada pemilu dan pemilihan berikutnya, sekaligus menyediakan data dan informasi pemilih yang komprehensif, aktual, dan mutakhir," ujar Esya.

Ia menjelaskan, proses PDPB dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu pemutakhiran data, koordinasi dengan para pemangku kepentingan, penerimaan tanggapan dan masukan masyarakat, serta rekapitulasi hasil pemutakhiran.

Menurutnya, KPU tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kualitas data pemilih. Sinergi dengan berbagai lembaga seperti Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, TNI, Polri, Pengadilan Agama, partai politik, hingga partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menghasilkan data pemilih yang akurat.

"Kami melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder, mulai dari Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, TNI, Polri, hingga lembaga lainnya yang berkaitan dengan data pemilih. Namun yang tidak kalah penting adalah keterlibatan aktif masyarakat untuk melaporkan perubahan data, karena data pemilih bersifat dinamis," katanya.

Esya menambahkan bahwa sumber data yang dimutakhirkan berasal dari DPT terakhir yang diterima secara berjenjang dari Kementerian Dalam Negeri melalui KPU RI dan KPU Provinsi. Data tersebut kemudian disandingkan dengan hasil koordinasi antarinstansi serta laporan masyarakat.

"Kami selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan tanggapan dan masukan. Hari ini pun rapat pleno disiarkan secara langsung agar masyarakat mengetahui bahwa mereka memiliki peran dalam melaporkan pemilih yang baru berusia 17 tahun, pemilih yang meninggal dunia, pindah domisili, maupun perubahan status lainnya. Kalau tidak ada yang melaporkan, maka data yang ada kami anggap masih mutakhir. Karena itu partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data pemilih," jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi data dengan Pengadilan Agama terkait pemilih yang memperoleh hak pilih melalui dispensasi perkawinan, sehingga seluruh warga yang memenuhi syarat dapat terakomodasi dalam daftar pemilih.
Selain itu, Esya menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon akan menghadapi bonus demografi dengan dominasi pemilih muda dari kalangan Generasi Z dan milenial. Oleh karena itu, kualitas data pemilih harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pihak.

"Hasil pemutakhiran triwulan kedua ini akan kami laporkan kepada KPU Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari rekapitulasi semester pertama Tahun 2026. Harapan kami, seluruh stakeholder terus mengoptimalkan penyampaian tanggapan dan masukan agar data pemilih Kabupaten Cirebon semakin akurat dan berkualitas," pungkasnya.

SARAN perbaikan dari Bawaslu sebagai saran untuk KPU. Foto KPU
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Cirebon, Maryam Hito, menyampaikan bahwa saran perbaikan yang diberikan Bawaslu merupakan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 1 Tahun 2025.

"Hasil pengawasan kami berasal dari data lapangan melalui metode uji petik yang kemudian kami sampaikan sebagai saran perbaikan kepada KPU. Sebagian sudah dapat ditindaklanjuti dan masuk ke dalam hasil pemutakhiran data pemilih, namun masih ada beberapa data yang belum dapat diproses karena belum dilengkapi dokumen pendukung," ujarnya.

Maryam mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 310 data yang belum dapat ditindaklanjuti karena belum memiliki bukti pendukung yang memadai. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang terus berulang dalam setiap pelaksanaan PDPB.
"Harapan kami, persoalan data pendukung ini dapat menjadi perhatian bersama sehingga setiap data yang ditemukan di lapangan dapat ditindaklanjuti oleh KPU dan menghasilkan data pemilih yang semakin berkualitas," katanya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama dan koordinasi yang selama ini terjalin antara Bawaslu dan KPU Kabupaten Cirebon dalam menjaga kualitas data pemilih.
"Kami mengapresiasi kerja-kerja KPU dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Proses yang dilakukan sangat luar biasa dan kami berharap kolaborasi ini dapat terus menghasilkan data pemilih yang berkualitas sebagai fondasi demokrasi yang semakin baik," tutup Maryam.

Rapat pleno dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Cirebon, perwakilan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) KPU RI, Bawaslu Kabupaten Cirebon, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah dan instansi terkait, serta perwakilan partai politik tingkat Kabupaten Cirebon.

Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube KPU Kabupaten Cirebon. Langkah ini bertujuan memberikan akses yang luas kepada masyarakat untuk menyaksikan jalannya pleno sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam proses pemutakhiran data pemilih. Rekaman rapat pleno dapat disaksikan melalui tautan berikut https://www.youtube.com/watch?v=qI9pF3ihy9A.

Editor : Koharrudin
Sumber : KPU Kabupaten Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PURNA Kalapas lepas pegawai yang purna bhakti. Foto Humas
Suara Semesta, Kuningan 
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan melaksanakan kegiatan apel rutin pagi yang dirangkaikan dengan acara sakral pelepasan pegawai yang memasuki masa purnabakti serta penganugerahan penghargaan bagi pegawai yang berprestasi dan memberikan pelayanan terbaik pada periode Juni 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib di halaman utama Lapas Kelas IIA Kuningan pada hari yang ditentukan, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Bapak Sukarno Ali, dan dihadiri serta diikuti secara penuh oleh seluruh unsur pimpinan struktural, pejabat pengawas, seluruh staf pegawai, serta Calon Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di lingkungan satuan kerja ini.
 
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian penting dan terpadu dari rangkaian program pembinaan sumber daya manusia, penguatan disiplin kerja, pembentukan budaya organisasi yang sehat, serta upaya nyata dalam memberikan apresiasi dan penghargaan kepada setiap insan pemasyarakatan yang telah menampakkan dedikasi tinggi, integritas yang kokoh, ketaatan pada aturan, serta kinerja yang unggul dan konsisten dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi lembaga pemasyarakatan sesuai ketentuan peraturan perundang‑undangan yang berlaku.
 
Pada kesempatan tersebut, Lapas Kelas IIA Kuningan secara resmi dan penuh penghormatan melepas Bapak Elpri Yunior Usman, Kepala Subbagian Tata Usaha, yang telah memasuki batas usia pensiun dan mengakhiri masa tugas sebagai Aparatur Sipil Negara setelah melaksanakan pengabdian yang panjang dan berkesinambungan bagi dinas serta negara. Prosesi pelepasan berlangsung dalam suasana khidmat dan haru, diisi dengan ungkapan penghormatan mendalam sebagai wujud pengakuan organisasi atas segala pengabdian, kesetiaan, keteladanan, semangat kerja, serta sumbangan pemikiran dan tenaga yang telah diberikan almarhum‑selama masa tugasnya di berbagai jenjang jabatan maupun di satuan kerja Lapas Kelas IIA Kuningan.
 
Selain momen pelepasan pegawai purnabakti, dalam kegiatan apel juga dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada pegawai yang dinilai berprestasi unggul dan berdedikasi tinggi sepanjang bulan Juni 2026. Berdasarkan hasil penilaian kinerja, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan secara objektif dan menyeluruh, ditetapkan penerima penghargaan yaitu: Bapak Sentosa sebagai Pegawai Terbaik Periode Juni 2026, serta Ibu Andi Aprylia Hijriana Darwis sebagai Pegawai Pelayanan Terbaik Periode Juni 2026. Penganugerahan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi nyata sekaligus dorongan semangat atas keteladanan dalam bekerja, kepatuhan terhadap ketentuan kedinasan, rasa tanggung jawab yang tinggi, dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, sopan, jujur, serta profesional kepada masyarakat maupun pihak‑pihak yang berkepentingan.
 
AMANAT Kalapas saat memberikan amanat saat apel. Foto Humas
Dalam amanat yang disampaikan saat memimpin apel, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan kembali bahwa pemberian penghargaan dan apresiasi tersebut merupakan bukti nyata komitmen organisasi dalam membangun dan memperkuat budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, berintegritas, serta berorientasi pada hasil dan kinerja yang berkualitas tinggi demi kemajuan lembaga pemasyarakatan secara keseluruhan.
 
“Pemberian penghargaan kepada rekan‑rekan yang berprestasi merupakan wujud penghormatan dan pengakuan atas segala ketekunan, dedikasi, kejujuran, serta integritas yang senantiasa ditunjukkan dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang dibebankan. Besar harapan kami, penghargaan ini menjadi pemicu semangat dan motivasi bagi seluruh jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Kuningan untuk terus meningkatkan tingkat profesionalisme kerja, menjaga dan mengokohkan kedisiplinan, memegang teguh prinsip integritas, serta berupaya memberikan pelayanan publik yang semakin prima bagi masyarakat luas.
 
Kepada Bapak Elpri Yunior Usman yang hari ini kami lepas memasuki masa purnabakti, kami sampaikan penghormatan yang setinggi‑tingginya dan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas pengabdian yang tulus, kesetiaan, dan keteladanannya selama bertahun‑tahun mengabdi di lingkungan dinas pemasyarakatan. Semoga segala dedikasi dan karya beliau menjadi teladan serta pedoman baik bagi seluruh insan pemasyarakatan yang masih terus melaksanakan tugas, demi menjaga nama baik lembaga dan melayani masyarakat dengan sebaik‑baiknya,” tegas Sukarno Ali dalam amanatnya.
 
Pada kesempatan yang sama pula, Bapak Elpri Yunior Usman menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta rasa terima kasih mendalam kepada seluruh keluarga besar Lapas Kelas IIA Kuningan mulai dari pimpinan, rekan‑rekan pejabat, seluruh staf pegawai hingga Calon Pegawai Negeri Sipil, atas kebersamaan yang hangat, dukungan moril maupun materiil, serta kerja sama yang terjalin erat sepanjang masa pengabdiannya.
 
“Saya merasa sangat bangga dan berbahagia dapat mengakhiri masa pengabdian saya bersama keluarga besar Lapas Kelas IIA Kuningan yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Terima kasih yang sebesar‑besarnya atas segala dukungan, bimbingan, kerja sama, serta keakraban yang telah terjalin selama saya menjalankan tugas dan tanggung jawab. Besar harapan saya, seluruh jajaran pegawai senantiasa menjaga kekompakan, keharmonisan, integritas, kedisiplinan, serta semangat pengabdian yang tinggi demi kemajuan organisasi dan penyelenggaraan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta kepentingan dinas pemasyarakatan di masa mendatang,” ujar Elpri Yunior Usman dengan penuh haru dan keikhlasan.
 
Sementara itu, Bapak Sentosa selaku penerima penghargaan Pegawai Terbaik Periode Juni 2026 menyampaikan ucapan terima kasih dan menyatakan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan sebuah amanah besar yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
 
“Penghargaan ini menjadi dorongan semangat dan motivasi yang sangat besar bagi saya untuk terus bekerja lebih baik lagi, dengan penuh tanggung jawab, kedisiplinan tinggi, serta senantiasa menjunjung tinggi integritas dan kejujuran dalam setiap langkah kerja. Keberhasilan dan penghargaan ini tidak dapat saya capai semata‑mata atas usaha sendiri, melainkan berkat arahan dan bimbingan pimpinan serta dukungan baik dari seluruh rekan kerja yang saling melengkapi dan bekerja sama dengan baik. Semoga penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Kuningan untuk saling berlomba‑lomba berbuat kebaikan dan memberikan kontribusi terbaik demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin efektif, efisien, dan berkualitas tinggi,” ungkap Sentosa.
 
Dalam amanat yang disampaikan pada akhir kegiatan apel, Kepala Lapas kembali mengingatkan dan mengajak seluruh unsur jajaran untuk senantiasa memegang teguh prinsip kedisiplinan, profesionalisme, kesetiaan, serta integritas yang tak tergoyahkan dalam setiap pelaksanaan tugas sehari‑hari. Selain itu, seluruh pegawai juga diharapkan dapat meningkatkan tingkat kewaspadaan dan ketelitian demi menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan satuan kerja secara menyeluruh. Perkuatan komunikasi, kerja sama, dan sinergi yang erat antarsesama unsur maupun antarbagian menjadi hal penting lainnya yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Seluruh insan pemasyarakatan juga didorong untuk senantiasa berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang ramah, sopan, cepat, transparan, dapat dipertanggungjawabkan, serta berpusat pada kepuasan masyarakat dan pihak‑pihak yang berhubungan dengan lembaga.
 
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan menegaskan kembali komitmen kuatnya untuk terus membangun budaya organisasi yang berprestasi, unggul, dan berkelanjutan melalui serangkaian langkah nyata mulai dari penguatan kedisiplinan, pembinaan sumber daya manusia yang terarah, pemberian penghargaan atas prestasi kerja, hingga penghormatan yang layak bagi insan pemasyarakatan yang telah selesai melaksanakan pengabdian bagi bangsa dan negara. Semangat yang terbangun dari kegiatan ini diharapkan senantiasa hidup dan tumbuh menjadi dorongan kuat bagi seluruh jajaran dalam mewujudkan penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang profesional, berintegritas tinggi, tertib, aman, serta semakin bermanfaat dan mendekatkan diri kepada masyarakat luas sesuai dengan arah kebijakan utama yang ditetapkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
 
(Dariman. A. Md)
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
APEL Kapolresta saat pimpin apel Hari Bhayangkara. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Semangat Hari Bhayangkara ke-80 terasa khidmat dan penuh kebersamaan di Mapolresta Cirebon, Rabu (1/7/2026). Jajaran Polresta Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilanjutkan dengan acara syukuran sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

Upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, TNI-Polri, Bhayangkari, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para purnawirawan Polri, hingga berbagai elemen masyarakat.

Ratusan peserta dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Senkom, Satuan Pengamanan, Saka Bhayangkara, dan berbagai instansi mengikuti upacara dengan penuh disiplin.

Rangkaian kegiatan berlangsung sesuai tata upacara, mulai dari penghormatan pasukan, pembacaan Tribrata, amanat Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa sebagai bentuk harapan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan dalam mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Kapolresta Cirebon, ditekankan bahwa terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, melainkan memerlukan dukungan serta kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat bahwa Polri harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, humanisme, dan sinergitas.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Pesat Gatra Mapolresta Cirebon. Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai acara yang dihadiri seluruh tamu undangan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, penayangan video selayang pandang Hari Bhayangkara ke-80, sambutan, pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan kepada anggota dengan NRP tertua dan termuda, foto bersama, hingga ramah tamah.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugas-tugas kepolisian selama ini.

“Delapan puluh tahun perjalanan Polri tidak akan berarti tanpa dukungan masyarakat, pemerintah daerah, TNI, para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan, serta memperkuat sinergi demi mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Kapolresta.

Ia juga mengungkapkan rasa bangganya dapat mengabdi di tanah kelahirannya sendiri sehingga menjadi motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman yang hadir mewakili Bupati Cirebon menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri, khususnya Polresta Cirebon, dalam menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, tema “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat” mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Cirebon, kata dia, siap terus memperkuat kolaborasi bersama Polresta Cirebon dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.

SYUKUR acara syukuran sebagai ungkapan pada hari Bhayangkara. Foto Humas
Momen syukuran semakin istimewa ketika Kapolresta Cirebon menerima kejutan ucapan selamat Hari Bhayangkara dari Dandim 0620/Kabupaten Cirebon dan Danlanal Cirebon. Kejutan tersebut menjadi simbol eratnya sinergitas TNI-Polri yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Cirebon.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polresta Cirebon tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat soliditas internal dan sinergitas lintas sektoral. Melalui semangat kebersamaan tersebut, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, profesional, modern, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.

Kapolresta Cirebon juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian atau ingin melaporkan adanya gangguan kamtibmas dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam.

Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon



Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
INTEGRITAS UIC bekerjasama dengan Peradi laksanakan PPL. Foto Tito
Suara Semesta, Kota Cirebon
Guna mencetak generasi hukum yang berintegritas dan handal, Program Studi Hukum Keluarga (HK) Universitas Islam Cirebon (UIC) melaksanakan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Program ini dilaksanakan secara komprehensif selama satu bulan penuh sepanjang Juni 2026, dengan jadwal rutin setiap hari Senin sampai Kamis, dan berpusat di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Cirebon.

Lokus PPL kali ini diperluas untuk mampu memperdalam pemahaman praktis di bidang hukum. Mahasiswa tidak hanya diberi pendalaman materi di ruang kerja advokat, tetapi juga terjun langsung mengikuti alur tahap proses persidangan di Pengadilan Negeri Cirebon, Pengadilan Negeri Bandung, serta Posbakum PN Cirebon.

Selama program berlangsung, para mahasiswa digembleng langsung oleh advokat senior, mereka dituntut mampu menguasai keterampilan teknis mulai dari penyusunan dokumen hukum, analisis kasus, manajemen penanganan perkara baik perdata maupun pidana, hingga pemahaman mendalam terkait kode etik profesi.

Lebih dari sekadar simulasi, mahasiswa dilibatkan langsung dalam alur proses tahapan jalannya persidangan di pengadilan. 

Berbagai klaster kasus kecil hingga besar dikawal langsung, mulai dari perkara Perdata Agama, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), sengketa pertanahan, hingga Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).


Ketua Program Studi sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Slamet Supriyadi, M.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan integrasi keilmuan bagi mahasiswa dari teori di meja kampus hingga ke praktik di lapangan."Kami ingin mahasiswa Hukum UIC tidak hanya jago teori di kelas, tetapi juga mampu mengasah skill melalui jam terbang langsung di lapangan. 

Melalui PPL ini, mereka mampu belajar langsung mengenai dinamika berperkara di ruang sidang. Ini adalah simulasi nyata untuk membentuk mental, integritas, dan keterampilan yuris muda yang handal setelah lulus nanti," ujar Slamet yang juga berprofesi sebagai advokat ini.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC Peradi Cirebon, Ugi Hikmat Sugia, S.H., menyambut hangat pengembangan kompetensi para mahasiswa UIC ini. "kami mendukung regenerasi praktisi hukum yang berkualitas. Di sini, kami bimbing mereka untuk mengasah sensibilitas hukum yang kuat dan kepekaan sosial. Menjadi advokat itu bukan cuma soal menang perkara, tapi juga mampu memegang integritas, kode etik, dan memiliki keterampilan advokasi yang kuat," tegas Ugi. 

Melalui sinergi kokoh dan jejaring lintas instansi ini, Prodi Hukum Keluarga Unibersitas Islam C
Cirebon optimistis lulusannya mampu bertransformasi menjadi profesional hukum yang tidak hanya handal secara taktis, namun juga kokoh secara nilai keislaman saat terjun ke masyarakat.


Koharrudin / Tito