stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TERPASANG Papan proyek pelaksanaan kegiatan. Foto Ramadhan 
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
 
Pihak pelaksana proyek Penataan Halaman Kantor Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyoroti pelaksanaan proyek, khususnya mengenai keberadaan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Direktur CV. Rachmadinov Dwi Persada, Ridwan Dwi Saputra, menegaskan bahwa informasi yang berkembang seolah-olah proyek tidak dilengkapi papan informasi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurut Ridwan, papan informasi proyek telah dipasang sejak pekerjaan dimulai. Namun, karena aktivitas pekerjaan yang sedang berlangsung, posisi papan sempat tertutup atau berada di lokasi yang kurang terlihat oleh pihak yang melakukan peliputan.

“Pada prinsipnya papan informasi proyek sudah ada dan telah dipasang. Jika pada saat tertentu tidak terlihat karena kondisi di lapangan, bukan berarti papan tersebut tidak dipasang,” ujar Ridwan.

Ia menjelaskan, seluruh informasi mengenai pekerjaan, mulai dari nilai kontrak, eksekutif, sumber pendanaan, hingga waktu pelaksanaan telah dicantumkan pada papan informasi sesuai ketentuan yang berlaku.

TERTATA Penataan halaman kantor kecamatan mundu sedang dilaksanakan. Foto Ramadhan 
Proyek Penataan Halaman Kantor Kecamatan Mundu sendiri merupakan kegiatan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cirebon Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp118.237.908. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV. Rachmadinov Dwi Persada dengan masa pelaksanaan selama 30 hari kalender, dihitung sejak 21 Juli hingga 19 Agustus 2026.

Ridwan juga mengimbau agar setiap pemberitaan mengenai proyek pemerintah mengedepankan asas keberimbangan dengan melakukan konfirmasi kepada seluruh pihak yang berkepentingan sebelum dipublikasikan. Menurutnya, langkah tersebut penting agar informasi yang diterima masyarakat bersifat utuh, akurat, dan tidak menimbulkan persepsi yang salah.

“Kami menjaga fungsi kontrol sosial yang dijalankan media. Namun, penyampaian informasi kepada publik sebaiknya didasarkan pada fakta yang telah dikonfirmasi kepada semua pihak sehingga pemberitaan tetap berimbang dan objektif,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan proyek tetap berjalan sesuai kontrak kerja dan berada dalam pengawasan pihak terkait. Penataan halaman kantor tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan lingkungan Kantor Kecamatan Mundu sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak pelaksana berharap masyarakat memperoleh informasi yang lengkap dan proporsional mengenai pelaksanaan proyek, sehingga tidak muncul kesimpulan yang berbeda dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

( Ramadan )
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PROMOSI diskon produk fashion bagi para pengunjung asia toserba. Foto Tito
Suara Semesta, Kota Cirebon
Asia Toserba yang berlokasi di Jalan Karanggetas, Kota Cirebon, kembali menawarkan promo dan diskon produk fashion pada Kamis, 30 Juli 2026. Informasi tersebut disampaikan Mahadi, yang juga bertugas sebagai satpam Asia Toserba, di pusat perbelanjaan yang melayani berbagai kebutuhan masyarakat tersebut.

Mahadi mengatakan, promosi produk fashion biasanya digelar setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Ia mengajak masyarakat yang membutuhkan produk fashion dengan harga terjangkau untuk datang langsung ke lantai 2 Asia Toserba di Jalan Karanggetas.

Selain produk fashion, Mahadi menjelaskan bahwa lantai dasar Asia Toserba menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, seperti minuman, makanan, buah-buahan, roti, dan kebutuhan lainnya dengan harga yang tetap murah dan terjangkau.

PETUGAS saat mewawancarai petugas keamanan tentang promo. Foto Tito
Sementara itu, karyawan Asia Toserba, Ania Pangestu, mengatakan bahwa pada hari-hari tertentu tersedia promo dan diskon untuk berbagai produk fashion. Menurutnya, seluruh kategori fashion di Asia Toserba ditawarkan dengan harga yang terjangkau.

Ania menambahkan, promo tersebut mencakup berbagai jenis produk fashion atau all item, termasuk celana bermerek Cardinal dan produk lainnya yang tersedia di Asia Toserba.

Asia Toserba Karanggetas juga melayani beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari kebutuhan sandang, pangan, hingga tempat untuk sekadar berekreasi atau berkunjung ke kafetaria yang berada di lantai atas.

Sebagai salah satu supermarket paling tua di Kota Cirebon, Asia Toserba menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, baik untuk keperluan sehari-hari maupun kebutuhan lainnya dalam satu lokasi.

Selain itu, Asia Toserba dikenal masyarakat sebagai salah satu pusat perbelanjaan yang menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti minuman, minyak goreng, gula, dan berbagai kebutuhan harian lainnya.

Tito
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
APEL Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. Acara resmi yang diselimuti suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan tersebut dipusatkan di halaman lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Nomor 1, Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Rabu pagi, 29 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

​Upacara penyerahan jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Jalannya upacara dikomandoi oleh Kapolsek Gebang AKP Wawan Hermawan, S.H., sebagai Komandan Upacara serta Kabag SDM Polresta Cirebon Kompol Nani Kusmayati, S.H., M.H., sebagai Perwira Upacara.

Barisan peserta upacara terdiri dari peleton Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, gabungan staf, Polwan, Satpolair, Dalmas, Satlantas, Satreskrim, Satintelkam, Satresnarkoba, ASN, hingga Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon.
​Prosesi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1341/VI/KEP/2026 tanggal 25 Juni 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri. 

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan jabatan secara formal dan dilanjutkan dengan acara tradisi pelepasan. Momen pelepasan ini menjadi wujud penghormatan serta ungkapan apresiasi setinggi-tingginya dari keluarga besar Polresta Cirebon atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian luar biasa yang telah ditunjukkan AKBP Eko Munarianto selama mengemban amanah sebagai Wakapolresta Cirebon.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pergeseran dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam rangka penyegaran organisasi dan pembinaan karir di tubuh Polri. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sinergi dan pendampingan yang telah diberikan oleh AKBP Eko Munarianto dalam mengawal kondusivitas wilayah Kabupaten Cirebon. 

TANDATANGAN Kapolresta menyaksikan penandatanganan penyerahan jabatan. Foto Humas
"Penyerahan jabatan dan pelepasan ini adalah bentuk apresiasi dan rasa hormat kami atas kinerja serta dedikasi luar biasa yang telah didharmabaktikan oleh AKBP Eko Munarianto selama bertugas di Polresta Cirebon. Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan soliditas internal kita, dan kami mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kelancaran, kesuksesan, serta keberkahan di tempat penugasan yang baru," ujarnya.

​Segenap Personel Polresta Cirebon dan Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon turut melepaskan AKBP Eko Munarianto dengan doa dan harapan terbaik agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah baru demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Seluruh rangkaian upacara penyerahan jabatan dan acara pelepasan tersebut berlangsung dengan sangat lancar, khidmat, aman, dan tertib.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TUTUP penutupan kegiatan UKW. Foto Koharrudin
Suara Semesta, Majalengka
Lebih dari 93 persen wartawan dinyatakan kompeten setelah mengikuti Uji Komptensi Wartawan  (UKW) Angkatan 77-78-79 yang digelar di Majalengka 22-23 Juli 2026.

Dalam UKW Angkatan 77-78-79 ada 70 pendatfar akan tetapi setelah  registerasi hari pertama sebanyak 10 calon peserta tidak hadir.

Berdasarkan hasil evaluasi dari 60 peserta yang hadir 56 orang wartawan dinyatakan kompeten dan 4 wartawan belum kompeten.

“Tingkat kelulusan UKW 77-78-79 ini mencapai 93,33 persen,”ucap Rita salah seorang penguji dalam pengumuman hasil UKW 77-78-69, Kamis 23 Juli 2026.

Dengan penambahan 56 wartawan kompeten secara nasional wartawan yang telah dinyatakan kompeten mencapai 20.869 orang.

Ketua DK PWI Pusat, Atal S Depari, mengatakan kompeten dan tidaknya wartawan setelah UKW bukanlah utama. Bagi wartawan yang belum dinyatakan kompeten masih memiliki kesempatan lain untuk Kembali ikut setelah melakukan perbaikan diri.

“Paling penting itu mau menguji dirinya sendiri. Wartawan yang berani menguji dirinya sendiri, percaya terhadap profesinya. UKW bukan mencari yagn baik. Tapi cermin, bisa tahu mana yang sudah baik dan harus diperbaiki,”paparnya.

Atal melanjutkan, wartawan yang telah dinyatakan kompeten jangan langsung puas, mengingat kompetensi masih bisa terus ditingkatkan.

“Yang tidak boleh hilang itu semangat belajar dan menjaga integritas. Jadilah wartawan yagng tidak hanya pandai menjaga integritas. Tapi mampu menjaga nama baik profesinya. Nama baik yang dijaga selama puluhan tahun bisa hancur hanya karena satu berita belum terverifikasi,”katanya.

ARAHAN Ketua DK PWI Pusat, Atal S Depari saat memberi arahan. Foto Koharrudin
Sebagai DK juga penguji, Atal mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu PWI Jawa Barat seperti Pemprov Jabar, Pemkab Majalengka dan Politeknik Merdira Indonesia yang telah turut membantu pelaksanaan UKW 77-78-79 ini.

Hal senada dikatakan oleh Jejep Falahul Alam, salah seorang peserta UKW. Menurutnya uji kompetensi kali ini tidak bisa terselenggara tanpa ada bantuan pelbagai pihak.

“Ini menjadi pengalaman luar biasa. Kami berharap UKW PWI Jawa Barat bisa terus berkelanjutan dan berkesinambungan. Sehingga wartawan bisa terus memiliki integritas tinggi,”katanya.

Mega Purnamasari, peserta lainnya mengatakan dengan mengikuti UKW dirinya bisa memiliki pengalaman baru, juga banyak mengetahui pemahaman menjadi wartawan yang harus menjaga integritas dan tanggung jawab terhadap profesi juga produk jurnalistik yang dihasilkan.

Pendapat tidak jauh berbeda juga diungkapkan oleh Abdul Jaelani perserta lainnya. Menurutnya, banyak hal yang didapat selama dua hari mengikuti UKW yang diselenggarakan oleh PWI Jawa Barat bekerjasama dengan Diskominfo Pemprov Jabar tersebut.

“Terimakasih kepada seluruh pihak. Ini menjadi keberutungan bagi kami sebagai peserta karena banyak mendapt ilmu dari para penguji,”tutupnya.


Koharrudin
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
UKW acara pada saat pembukaan acara ujian kompetensi. Foto Koharrudin 
Suara Semesta, Kabupaten Majalengka
 
Puluhan wartawan dari pelbagai daerah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 77,78 dan 79 yang digelar oleh PWI Provinsi Jawa Barat di Majalengka.

Ketua Plt PWI Jawa Barat, Ahmad Syukrie, mengatakan UKW di Majalengka merupakan agenda yang kedua digelar pada tahun ini, setelah sebelumnya Angkatan 74,75 dan 76 digelar di Kota Bandung. Terdapat 14 kelas dengan rincian 7 kelas profesionalisme Muda, 5 Kelas profesionalisme Madya dan 2 Kelas profesional profesional Utama.

“Program UKW ini bisa terselenggara atas kolaborasi antara PWI Jawa Barat, DPRD Jawa Barat, Diskominfo dan Politeknis Merdira Indonesia dengan tujuan untuk memperkuat kompetensi wartawan yang bertugas khususnya di wilayah Jawa Barat,” tutur Ahmad Syukrie saat pembukaan UKW Angkatan 77,78 dan 79, Rabu 22 Juli 2026.

Menurutnya, PWI Jawa Barat selalu terdepan dalam menggelar UKW yang mana setiap tahun selalu rutin menggelar uji kompetensi bagi para jurnalis.

Hal tersebut dilakukan agar wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya memiliki standar tinggi juga menjaga penerapan kode etik.

Ketika wartawan memiliki standar tinggi dalam membuat produk jurnalistik juga menjunjung tinggi kode etik, maka berbagai permasalahan saat ini seperti informasi yang tidak benar atau hoak akan dapat dicegah.

PESERTA Foto bersama para peserta UKW. Foto Koharrudin 
“Dengan karya jurnalistik yang sesuai dengan kode etik dan aturan lainnya, maka informasi hoaks bisa dicegah. Makanya wartawannya harus kompeten. UKW ini digelar untuk mengukur jurnalis itu kompeten,” paparnya.

Dia berharap setelah wartawan dinyatakan kompen, bisa meningkatkan kualitas karya jurnalistiknya juga bertanggung jawab dalam mengemban terungkap di lapangan dengan menerapkan kode etik jurnalistik, PPRA juga kode perilaku wartawan.

Bupati Majalengka Eman Suherman yang hadir dalam pembukaan UKW ke 77,78 dan 79 mengatakan, gagal mengapresiasi Langkah yang dilakukan oleh PWI Jawa Barat karena selalu menggelar UKW secara rutin.

Proses ini menurutnya sangat penting untuk memastikan wartawan yang bertugas selalu menjalankan fungsinya.

“Pers memiliki peran strategi sebagai salah satu pilar demoikrasi, mitra kritis permeintah ditengah arus informasi. Pers memiliki peran edukasi, sehingga menuntut kapasistas dan integritas yang tinggi agar mampu menjalankan fungsi kontrol untuk informasi yang sehat,” terang Eman.

“Atas nema pemerintah kami ucapkan selamat datang dan terima kasih karena telah menjadikan Majalengka sebagai tempat UKW,” imbuhnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat Mas Adi Komar, melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) di Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, mengatakan kerjasama yang rutin dilakukan dengan PWI untuk menggalang UKW merupakan salah satu komitmen yang berkomitmen dalam menjaga keberlangsungan masyarakat.

“UKW ini merupakan ihtiar dari pemprov jabar, tertadad media yang selalu menjadi mitra strategis,” katanya.
Hasil dari UKW 77,78 dan 79 ini kata Nidarm diharapkan memunculkan wartawan yang kompeten sehingga produk yang dihasilkan juga berkualitas.

“Pemprov Jabar selalu berkomitmen untuk menjadi partner bagi insan pers,” katanya.

Ketua Dewan Kehormatan PWI yang juga menjadi penguji dalam UKW 77,78 dan 79, Atal S Depari, mengatakan Jawa Barat merupakan daerah yang rutin menggelar UKW.

“Mudah-mudah peserta uji kompetensi sekarang bisa dinyatakan kompeten,” tutup Atal.

Koharrudin