stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
MONEV acara asistensi dan monev tingkat Polda Jabar. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon kembali menorehkan prestasi di bidang kehumasan dengan meraih Juara 2 PPID Satwil kategori Keaktifan Website Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tingkat Polda Jawa Barat Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diterima dalam kegiatan Asistensi dan Monitoring serta Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Polda Jabar Tahun 2026 yang digelar di Aula Herman Polda Jabar, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Karo PPID Mabes Polri Brigjen Pol. Drs. Saptono Erlangga Waskitoroso, M.I.Kom. beserta Tim Monev. Kegiatan dibuka langsung oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. diwakili Kasi Humas Polresta Cirebon Ipda Toga Marolop, S.Sos., CPHR. Turut hadir para Kasi Humas Polres jajaran serta perwakilan operator dari Polres jajaran se-Polda Jawa Barat.

JUARA Polresta Cirebon saat menerima penghargaan Juara 2 PPID. Foto Humas
Capaian Juara 2 PPID Satwil kategori Keaktifan Website KIP menjadi bukti komitmen Polresta Cirebon dalam mengoptimalkan keterbukaan informasi publik melalui pengelolaan website dan kanal informasi yang aktif, informatif, serta mudah diakses masyarakat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Polresta Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kehumasan, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Karena itu, jajaran Polresta Cirebon akan terus mendorong pengelolaan informasi publik yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas publikasi, pengelolaan media, dan pelayanan informasi kepada masyarakat. Keterbukaan informasi merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh personel, khususnya jajaran Seksi Humas dan para operator yang secara konsisten mengelola serta menyajikan informasi kegiatan kepolisian kepada masyarakat.

“Kami akan terus berkomitmen menghadirkan informasi yang edukatif, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi terkait pelayanan maupun kegiatan Polresta Cirebon,” tuturnya.

Polresta Cirebon juga menjadikan evaluasi dan asistensi KIP sebagai momentum untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan, baik dalam aspek publikasi, pengelolaan media digital, maupun pelayanan informasi publik.

Melalui capaian tersebut, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan informasi yang transparan dan responsif sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang semakin dekat, terbuka, dan dipercaya masyarakat.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TEMU MAYAT personel saat mendatangi lokasi kejadian. Foto Humas
Suara Semesta, Kota Cirebon 
Laporan masyarakat melalui Layanan Polisi 110 segera ditindaklanjuti personel Polsek Cirebon Selatan Timur terkait ditemukannya seorang laki-laki meninggal dunia di Kp. Katiasa Baru, Jalan Angkasa Raya RT 06 RW 01, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (09/09/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Setelah menerima informasi tersebut, personel Polsek Cirebon Selatan Timur bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal, dengan melibatkan Panit I Reskrim IPTU F. Heru Purwandhali, S.H., piket Reskrim, piket QR, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalijaga, serta berkoordinasi dengan Inafis Polres Cirebon Kota dan PSC 119 Kota Cirebon.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap informasi masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan setiap kejadian, termasuk ketika masyarakat menemukan seseorang dalam kondisi tidak sadarkan diri atau diduga meninggal dunia, sehingga petugas dapat segera mendatangi lokasi dan melakukan langkah penanganan sesuai prosedur.

Korban diketahui merupakan seorang laki-laki berusia sekitar 45 tahun yang pada saat ditemukan mengenakan baju berwarna biru dan celana bahan panjang berwarna hitam, dengan posisi berada di sekitar trotoar samping warung dekat Indomaret Jalan Angkasa Raya, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Saksi pertama, Jon Walker Marbunlumbangaol, menerangkan bahwa sebelumnya korban datang ke warung miliknya dan sempat berbincang dengannya sekitar pukul 09.00 WIB, kemudian korban berpindah dan duduk di trotoar sekitar warung tersebut; dalam percakapan tersebut korban sempat menyampaikan keinginannya untuk pulang ke rumahnya yang berada di Kota Depok.

Saksi kedua, Amanudin, menerangkan bahwa dirinya melihat korban sedang duduk di trotoar sekitar warung milik Jon Walker Marbunlumbangaol, namun kondisi korban terlihat tidak baik-baik saja, sehingga saksi kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada Polsek Cirebon Selatan Timur; setelah petugas kepolisian bersama PSC 119 Kota Cirebon tiba di lokasi dan melakukan pengecekan, korban diketahui sudah meninggal dunia.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas kemudian melakukan pengecekan lokasi, menghubungi Inafis Polres Cirebon Kota untuk mendukung pemeriksaan di tempat kejadian, mendata keterangan para saksi serta berkoordinasi dengan PSC 119 Kota Cirebon, hingga selanjutnya jenazah dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan penyebab kematian apabila menemukan seseorang dalam kondisi tidak sadarkan diri atau tergeletak di tempat umum, tidak mengerumuni maupun memindahkan tubuh korban tanpa kepentingan penanganan darurat, serta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian agar petugas dapat datang ke lokasi, melakukan pengecekan, mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak medis maupun fungsi terkait.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., menegaskan bahwa kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu proses penanganan kejadian di lapangan. “Kami mengimbau masyarakat apabila menemukan seseorang dalam kondisi tidak sadarkan diri, tergeletak atau diduga meninggal dunia di tempat umum agar segera menghubungi Layanan Polisi 110, sehingga petugas dapat segera datang, melakukan pengecekan dan mengambil langkah penanganan sesuai prosedur,” ujarnya.

Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polres Cirebon Kota
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
HADIRI Camat Weru saat menghadiri acara peringatan Maulid. Foto Suna'a/Diding
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Cahaya keimanan dan rasa cinta yang mendalam kepada Baginda Rasulullah SAW kembali menyinari hati warga Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru. Pada hari Rabu, 9 September 2026, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026/1448 Hijriah, Mushollah Al Kautsar yang terletak di Blok Bandung, RT. 11, RW. 04, menjadi pusat berkumpulnya warga yang ingin merayakan kelahiran junjungan mereka dengan penuh syukur dan kekhidmatan.
 
Suasana di sekitar Mushollah Al Kautsar sejak pagi hari sudah tampak begitu hidup dan hangat. Warga bergotong royong menyiapkan tempat, menghias lingkungan dengan sederhana namun penuh makna, dan mempersiapkan segala kebutuhan acara dengan semangat kebersamaan yang kental. Ketika waktu acara tiba, jamaah mulai berdatangan satu per satu, mengenakan pakaian terbaik mereka dengan wajah yang berseri-seri penuh kebahagiaan. Acara yang digelar dengan nuansa kekeluargaan yang kental ini berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan khidmat dari awal hingga akhir, meninggalkan kesan mendalam bagi setiap orang yang hadir.
 
Kehadiran Tokoh Masyarakat dan Pemerintah, Bentuk Dukungan Nyata
 
Kegiatan peringatan Maulid Nabi di Mushollah Al Kautsar tahun ini terasa semakin istimewa karena mendapatkan kehormatan dihadirinya tokoh-tokoh penting dari pemerintah daerah dan masyarakat. Di antaranya adalah Bapak Camat Weru Abdul Roup, S.H., M.H., yang kehadirannya di tengah-tengah warga menunjukkan dukungan nyata pemerintah kecamatan terhadap kegiatan keagamaan yang mampu mempererat tali silaturahmi dan membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia.
 
Turut hadir mendampingi adalah Kuwu Setu Wetan Nur Wahyudi Sy., pemimpin tertinggi di tingkat desa yang selalu dekat dengan warganya. Kehadiran beliau dalam acara ini menjadi bukti bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya urusan kelompok pengajian atau warga per blok saja, melainkan menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat desa yang harus didukung dan dilestarikan bersama.
 
POLAIR hadroh yang turut memperingati saat acara dari anggota Polair. Foto Suna'a/Diding
Hadroh Bahrunnajah Ditpolairud: Menggema Sholawat, Membangkitkan Cinta Rasul
 
Rangkaian peringatan Maulid Nabi dibuka dengan sangat meriah dan menggugah jiwa melalui penampilan grup Hadroh Bahrunnajah Ditpolairud Polda Jawa Barat. Kehadiran grup hadroh yang beranggotakan personel kepolisian ini memberikan nuansa yang unik dan membanggakan, menunjukkan bahwa semangat mencintai Nabi Muhammad SAW juga tumbuh subur di jajaran aparat penegak hukum.
 
Di bawah pimpinan Aipda Opang Sopari, grup hadroh ini memukau seluruh jamaah dengan lantunan sholawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang mengalun begitu merdu, syahdu, dan penuh penghayatan. Setiap dentang rebana dan setiap lirik sholawat yang terucap seolah-olah menjadi jembatan yang menghubungkan hati para jamaah dengan kecintaan yang mendalam kepada Baginda Rasulullah.
 
Tidak hanya menjadi hiburan semata, irama hadroh yang bersemangat dan penuh syahdu tersebut juga mengiringi marhaban warga Blok Bandung yang berjalan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan. Warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak yang lucu-lucu hingga orang tua yang sudah beruban, bersama-sama menyanyikan sholawat dengan penuh semangat. Suasana ini benar-benar menggambarkan betapa eratnya persaudaraan dan betapa dalamnya kecintaan warga Blok Bandung kepada Nabi Muhammad SAW.
 
Sebagai pembawa acara yang memandu seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat lancar, komunikatif, dan penuh kehangatan adalah Ustadz Yadi. Beliau dengan cekatan dan bijaksana menyusun serta mengatur jalannya acara demi acara, sehingga seluruh rangkaian peringatan dapat berjalan sesuai rencana, tidak terasa kaku, dan tetap menjaga kekhidmatan suasana perayaan.
 
Sambutan Camat Weru: Jadikan Akhlak Nabi sebagai Teladan Kehidupan
 
Setelah rangkaian marhaban dan penampilan hadroh yang membangkitkan semangat selesai, acara dilanjutkan dengan sesi sambutan-sambutan yang penuh makna. Sambutan pertama diisi oleh Bapak Camat Weru Abdul Roup, S.H., M.H. yang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia dan warga yang telah bekerja keras dengan semangat gotong royong sehingga peringatan Maulid Nabi tahun ini dapat terselenggara dengan baik, aman, dan penuh kekeluargaan.
 
Dalam sambutannya, Camat Abdul Roup juga menyampaikan pesan yang sangat mendalam. Beliau berpesan kepada seluruh warga agar semangat cinta kepada Nabi Muhammad SAW yang meluap-luap dalam peringatan ini tidak boleh hanya berhenti pada peringatan seremonial semata atau sekadar momen tahunan. Lebih dari itu, kecintaan tersebut harus diwujudkan secara nyata dalam perilaku dan akhlak sehari-hari yang meneladani sifat-sifat mulia Baginda Rasulullah.
 
Beliau menekankan bahwa jika setiap warga mampu meneladani kejujuran, keadilan, kesabaran, kasih sayang, dan kerendahan hati Nabi Muhammad SAW, maka kehidupan bermasyarakat di Desa Setu Wetan khususnya dan Kecamatan Weru umumnya akan menjadi semakin harmonis, aman, damai, dan sejahtera. Peringatan Maulid Nabi, menurut beliau, harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
 
Tausiah Mendalam Kiyai Alfian Syah Hutagalung: Meneladani Perjalanan Hidup Rasulullah
 
Inti dan puncak dari seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi ini kemudian diisi dengan tausiah yang sangat mendalam, inspiratif, dan menyentuh hati yang disampaikan oleh Kiyai Muhammad Alfian Syah Hutagalung. Dengan gaya bahasa yang lembut namun tegas, penuh hikmah dan contoh-contoh nyata, Kiyai Alfian membawa seluruh jamaah seolah-olah berjalan kembali menelusuri perjalanan hidup Nabi Besar Muhammad SAW.
 
Beliau memulai dengan menceritakan masa kelahiran dan masa kecil Rasulullah yang penuh dengan keistimewaan, bagaimana Beliau tumbuh menjadi sosok yang dikenal oleh masyarakat Quraisy sebagai Al-Amin atau orang yang dapat dipercaya karena kejujurannya yang tak tergoyahkan. Kiyai Alfian kemudian melanjutkan cerita tentang perjuangan berat Rasulullah dalam menerima wahyu pertama di Gua Hira, hingga perjuangan panjang dan penuh pengorbanan dalam menyebarkan ajaran tauhid di tengah masyarakat yang saat itu masih jahiliyah.
 
Lebih dari sekadar menceritakan sejarah, Kiyai Alfian menekankan makna dan pelajaran berharga yang dapat diambil dari setiap fase kehidupan Nabi Muhammad SAW. Beliau menjelaskan bagaimana kesabaran Rasulullah dalam menghadapi berbagai cobaan dan hinaan harus menjadi teladan bagi kita semua ketika menghadapi kesulitan hidup. Bagaimana kasih sayang dan keadilan Beliau kepada semua makhluk, bahkan kepada musuh sekalipun, harus menjadi inspirasi dalam berinteraksi dengan sesama manusia.
 
Tausiah yang disampaikan dengan penuh penghayatan ini membuat seluruh jamaah yang hadir menjadi termenung, semakin merindukan sosok Baginda Rasulullah, dan termotivasi untuk meneladani sifat-sifat mulia Beliau dalam kehidupan sehari-hari. Banyak jamaah yang tampak haru mendengarkan setiap kalimat hikmah yang keluar dari mulut Kiyai Alfian, seolah-olah mereka ingin menyerap setiap butir nasihat yang diberikan untuk bekal kehidupan mereka.
 
KEBERSAMAAN warga Mushollah Al Kautsar saat usai acara. Foto Suna'a/Diding 
Suksesnya Acara Berkat Gotong Royong dan Dukungan Donatur
 
Ketika dikonfirmasi oleh awak media seusai acara berlangsung, Rian Hadiansah, yang juga merupakan anggota Ditpolairud Polda Jabar sekaligus menantu dari Bapak H. Ateng selaku donatur utama acara ini, menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan kebanggaan yang tak terhingga melihat kelancaran, kemeriahan, dan kekhidmatan peringatan Maulid Nabi tahun ini.
 
Beliau menegaskan dengan tulus bahwa suksesnya acara yang berjalan begitu lancar dan penuh kehangatan ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang saja, melainkan buah dari kerja sama yang solid dan semangat gotong royong yang luar biasa dari seluruh warga Blok Bandung. Mulai dari persiapan jauh-jauh hari, membersihkan tempat, memasak hidangan, hingga menjadi panitia di hari-H, semua dilakukan dengan suka rela dan penuh keikhlasan.
 
Rian juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pak RT. 11 Ade Rasidi yang dinilainya telah memberikan kepemimpinan yang baik, bekerja keras tanpa mengenal lelah, dan mampu menggerakkan seluruh warga untuk bekerja sama demi kesuksesan acara ini. Dukungan moril maupun materiil dari donatur utama, Bapak H. Ateng, juga diakui sebagai bagian penting yang membuat acara ini dapat terselenggara dengan layak, meriah, dan dapat dinikmati oleh seluruh warga tanpa kekurangan.
 
Harapan untuk Masa Depan: Lebih Meriah, Lebih Bermakna
 
Di akhir perbincangan, Rian Hadiansah juga menyampaikan harapannya yang besar dan tulus untuk masa depan peringatan Maulid Nabi di Mushollah Al Kautsar. Beliau berharap agar pada tahun-tahun mendatang, acara ini dapat diselenggarakan dengan lebih meriah, lebih besar, lebih ramai, dan tentu saja lebih sukses lagi dibandingkan dengan tahun ini.
 
Namun, lebih dari sekadar kemeriahan acara, Rian juga berharap bahwa semangat dan nilai-nilai luhur yang dihidupkan dalam peringatan Maulid Nabi ini dapat terus membekas di hati setiap warga. Ia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW yang terbangun begitu kuat dalam acara ini dapat terus dijaga, dipupuk, dan ditingkatkan oleh seluruh warga Blok Bandung, sehingga kehidupan bertetangga menjadi semakin rukun, damai, dan penuh berkah.
 
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Mushollah Al Kautsar ini telah berlalu, namun jejak kebaikannya dan semangat kecintaannya kepada Rasulullah diyakini akan terus hidup dan menginspirasi setiap warga untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama.
 
  
Suna'a / Diding
 
 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
HAORNAS Upacara dilaksanakan Polresta Cirebon di Mapolres. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon menegaskan pentingnya menjaga kebugaran jasmani sebagai bagian dari kesiapan personel dalam menjalankan tugas kepolisian. Hal tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Rabu (9/9/2026).

Upacara yang mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar” tersebut dipimpin Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Kabag Ops Polresta Cirebon Kompol Sutarja, S.H., M.H.

Kegiatan diikuti para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai satuan fungsi dan ASN Polresta Cirebon.

Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon menekankan bahwa olahraga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

“Kebugaran jasmani merupakan salah satu modal penting bagi anggota Polri dalam melaksanakan tugas. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, personel akan lebih siap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

PESERTA para personel beserta PNS saat menjadi peserta upacara. Foto Humas
Ia juga mengajak seluruh personel untuk membudayakan olahraga secara rutin dan menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, semangat Haornas tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan hidup aktif dan sehat. Hal tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan olahraga sebagai kebutuhan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Dengan masyarakat yang aktif dan bugar, kita turut membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan memiliki semangat sportivitas,” ungkapnya.

Selain mengampanyekan pentingnya kebugaran, momentum Haornas ke-43 juga menjadi bentuk penghormatan terhadap para atlet dan tokoh olahraga yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi di berbagai ajang.

Polresta Cirebon berkomitmen mendukung terciptanya budaya hidup sehat, baik di lingkungan internal Polri maupun di tengah masyarakat. Semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan personel dalam menjalankan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Upacara Peringatan Haornas ke-43 Tahun 2026 di Mapolresta Cirebon berlangsung tertib dan lancar. Selama kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon terpantau aman dan kondusif.


Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
TILANG petugas sedang melakukan penilangan terhadap knalpot tidak standar. Foto Ramadhan
Suara Semesta, Kabupaten Kuningan
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan kembali melakukan penertiban terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
Penertiban tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni kawasan Cirendang dan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menyasar pengendara sepeda motor yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat serta ketertiban lalu lintas pada Rabu, (9/9).

Di kawasan Cirendang, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan dokumen surat-surat kendaraan. Hasilnya, petugas mengamankan  6  STNK dan 16 kendaraan roda dua yang menjadi sasaran penindakan.

Sementara di wilayah Ciawigebang, petugas mencatat 3  STNK dan 20 kendaraan roda dua berknalpot brong dalam kegiatan penertiban tersebut.

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui KBO Satlantas Polres Kuningan IPTU Deni Supriyana mengatakan, razia dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan kendaraan sesuai ketentuan.

“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk menciptakan Kamseltibcarlantas dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Kami mengimbau kepada para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, agar tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujar IPTU Deni Heriyana.

KNALPOT salah satu knalpot yang tidak berstandar saat ditilang. Foto Ramadhan
Menurutnya, penggunaan knalpot brong tidak hanya berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga dapat memicu keresahan dan mengganggu ketertiban di jalan raya.
IPTU Deni menegaskan, Satlantas Polres Kuningan akan terus melakukan kegiatan penertiban secara berkala, terutama terhadap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

“Kami mengedepankan langkah persuasif dan edukatif, namun terhadap pelanggaran yang ditemukan tetap dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tertib berlalu lintas,” katanya.

Satlantas Polres Kuningan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana lalu 
lintas yang aman dan nyaman dengan menggunakan kendaraan sesuai standar serta melengkapi surat-surat kendaraan.

Dengan penertiban yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan penggunaan knalpot brong di wilayah Kabupaten Kuningan dapat ditekan dan ketertiban serta kenyamanan masyarakat di jalan raya semakin terjaga.

(Ramadhan)