stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PEMKAB Tegal adakan silaturahmi dan buka bersama. Foto Yati

Suara Semesta, 
Tegal
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara silaturahmi serta buka bersama yang digelar oleh Bupati Tegal dan Wakil Bupati Tegal bersama insan media serta organisasi masyarakat. Acara ini berlangsung pada hari Jumat sore, bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, di rumah dinas pendopo kabupaten

Dalam sambutannya, Bupati Tegal menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat. “Kami berharap sinergi yang baik antara pemerintah, media, dan organisasi masyarakat dapat terus terjalin demi pembangunan Kabupaten Tegal yang lebih maju,” ujar beliau.

Wakil Bupati Tegal menambahkan bahwa peran media dan organisasi masyarakat sangat penting dalam menyampaikan informasi, aspirasi, serta menjaga kondusivitas daerah. “Mari kita bersama-sama menjaga komunikasi yang sehat dan produktif, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

SUASANA akrab antara pemerintah dan masyarakat. Foto Yati 

Acara buka bersama ini menampilkan berbagai tokoh masyarakat, perwakilan organisasi, serta jurnalis dari berbagai media lokal. Selain berbuka puasa, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat, doa bersama, dan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antar peserta.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin semangat kebersamaan dan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Tegal yang sejahtera dan berdaya saing

Pewarta : Yati
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
SUARA.com saat peluncuran Aura. Foto AMSI
Suara Semesta, Jakarta
Grup Arkadia Digital Media (DIGI), penerbit Suara.com, resmi meluncurkan Aura Research, sebuah lembaga riset yang menyediakan layanan data, informasi, serta analisis isu yang berkembang di media digital dan media sosial secara real-time. Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-12 Suara.com pada 11 Maret 2026.

Sebagai bagian dari peluncuran tersebut, Aura Research juga memperkenalkan website resmi aura.suara.com yang kini telah dapat diakses publik sebagai platform informasi dan layanan riset yang dikembangkan oleh ekosistem Suara.com.

Aura Research hadir untuk menjawab kebutuhan yang semakin mendesak di era digital, di mana arus informasi bergerak sangat cepat dan publik, institusi, maupun brand membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap dinamika isu yang berkembang di ruang digital.

Sebagai lembaga riset, Aura Research menyediakan berbagai layanan mulai dari pemantauan media (media monitoring) secara real-time, pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber relevan, hingga analisis isu yang berkembang di media berita digital maupun media sosial. Layanan ini juga dilengkapi dengan rekomendasi strategis dan solusi berbasis data untuk membantu pengambilan keputusan bagi berbagai pihak.

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono menyampaikan bahwa peluncuran Aura Research merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran media di tengah perubahan lanskap informasi digital yang semakin kompleks.

“Di era digital hari ini, informasi bergerak sangat cepat, dan sering kali bercampur dengan berbagai perspektif, opini, bahkan disinformasi. Karena itu kebutuhan terhadap riset berbasis data dan analisis yang kredibel menjadi sangat penting,” ujar Suwarjono.

PELUNCURAN Aura Research untuk internal redaksi. Foto AMSI

Menurutnya, Aura Research dikembangkan untuk melayani dua kebutuhan sekaligus, baik untuk internal redaksi maupun untuk kebutuhan eksternal.

Pertama, mendukung kebutuhan redaksi dalam memproduksi konten yang benar-benar relevan dengan audiens. Dengan pendekatan berbasis data, Aura Research membantu redaksi memahami tren percakapan publik, isu yang berkembang, serta dinamika perhatian audiens di berbagai platform digital.

“Dengan dukungan riset yang kuat, kami ingin memastikan bahwa konten yang diproduksi tidak hanya cepat, tetapi juga relevan, akurat, dan mencerminkan kebutuhan serta perhatian publik,” katanya.

Kedua, Aura Research juga dirancang untuk melayani kebutuhan klien dan mitra eksternal, termasuk lembaga, perusahaan, organisasi, maupun brand yang membutuhkan pemantauan dan analisis isu di ruang digital.

Melalui layanan ini, Aura Research menyediakan media monitoring secara real-time, analisis percakapan di media sosial dan media mainstream, pemetaan isu strategis, hingga berbagai riset mendalam yang dapat membantu klien memahami dinamika opini publik serta merumuskan strategi komunikasi yang tepat.

Sementara itu, Manager Pengembangan Bisnis dan Teknologi Suara.com, Andrei Bhayu, mengatakan Aura Research dikembangkan sebagai platform riset berbasis teknologi yang membantu organisasi memahami perubahan yang terjadi di ruang digital.

“Aura Research membantu organisasi memahami data, tren pasar, dan perubahan sosial melalui penelitian berbasis teknologi dan analisis data. Kami juga menyediakan penelitian profesional, analisis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta konsultasi ahli untuk memberdayakan organisasi dalam mengambil keputusan strategis,” kata Bayu.

Ia menjelaskan bahwa AURA dirancang dengan sistem analisis yang menempatkan kredibilitas sebagai fondasi utama. Sistem ini bekerja melalui beberapa tahapan utama, yakni:

- Diperoleh – penemuan konten secara cepat dengan metadata yang relevan.
- Dikutip – pemilihan sumber dilakukan berdasarkan kualitas serta referensi dari pihak ketiga yang kredibel.
- Dipercaya – validasi akhir dilakukan melalui keahlian, otoritas sumber, serta bukti sosial yang mendukung.

Bayu juga menambahkan bahwa pendekatan riset Aura Research memiliki keunggulan pada kedalaman sumber data yang dianalisis.

“Jika beberapa sistem riset berbasis AI global biasanya merangkum informasi dari sekitar 5 hingga 10 tautan utama, AURA mensintesis sekitar 20 hingga lebih dari 30 sumber per topik. Pool pengambilan data yang lebih besar ini memungkinkan presisi Named Entity Recognition (NER) yang lebih tinggi serta analisis konsensus yang lebih mendekati realitas di lapangan,” jelasnya.

Dengan pendekatan tersebut, Aura Research diharapkan mampu menghadirkan analisis yang lebih komprehensif terhadap dinamika isu publik yang berkembang di media digital.

Dengan peluncuran Aura Research, Arkadia Digital Media berharap dapat memperkuat kontribusi ekosistem media digital tidak hanya sebagai penyedia informasi, tetapi juga sebagai sumber insight dan pengetahuan berbasis data bagi publik, institusi, dan berbagai sektor industri.

Peluncuran Aura Research menjadi salah satu langkah transformasi Suara.com dalam menghadapi perkembangan industri media yang terus berubah, termasuk tantangan teknologi, perubahan perilaku audiens, serta meningkatnya kebutuhan terhadap analisis data di era informasi digital.

Website aura.suara.com kini telah dapat diakses publik untuk mengenal lebih jauh layanan dan inisiatif yang dikembangkan oleh Aura Research.
Aura Research adalah lembaga riset yang dikembangkan oleh Grup Arkadia Digital Media, penerbit Suara.com. 

Aura Research menyediakan layanan pemantauan media, analisis isu digital, riset berbasis data, serta rekomendasi strategis bagi media, institusi, organisasi, dan brand dalam memahami dinamika informasi dan opini publik di ruang digital.

Arkadia Digital Media atau DIGI merupakan perusahaan media digital yang mengelola berbagai platform media, termasuk Suara.com, dengan jaringan redaksi di berbagai kota di Indonesia dan fokus pada pengembangan ekosistem media digital berbasis inovasi, data, dan kolaborasi. 

Editor : Koharrudin
Sumber : AMSI
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
MENTERI PKP saat menghadiri acara program gentengisasi. Foto Diskominfo
Suara Semesta, Kabupaten Majalengka
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memulai program gentengisasi sebagai bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong penggunaan produk UMKM dalam pembangunan perumahan rakyat. Program ini ditandai dengan pembelian genteng dari sentra UMKM Genteng Jatiwangi, Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Sebagai langkah awal, sebanyak 14 truk genteng dilepas langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dari sentra produksi genteng Jatiwangi pada Rabu malam (11/3/2026). Total pemesanan genteng yang diumumkan dalam kegiatan tersebut mencapai 24 truk yang berasal dari berbagai program pemerintah dan pengembang perumahan dan juga dengan total komitmen transaksi sekitar Rp.3 miliar dari program Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan bahwa program gentengisasi merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan perumahan rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

“Ini adalah karya kebijakan Presiden Prabowo. Negara hadir bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memastikan pembangunan itu memberi manfaat bagi rakyat kecil dan UMKM kita,” ujar Menteri Maruarar.

TRUK untuk program gentengisasi. Foto Diskominfo

Menteri PKP menekankan bahwa UMKM harus menjaga kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Tidak hanya di Majalengka, ia juga mendorong semua UMKM penghasil genteng turut berkontribusi dalam program pemerintah. 

“UMKM harus punya daya saing tinggi dengan menjaga kualitas dan membuat standar sesuai SNI,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan bahwa pada tahap awal tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan program perbaikan rumah sebanyak 250 unit. “Untuk tahap pertama tahun ini ada 250 unit rumah yang akan diperbaiki. Dengan kebutuhan genteng sekitar Rp2 juta per rumah, maka potensi belanja genteng mencapai sekitar Rp500 juta,” ujar Herman.

Sementara itu, Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka juga mengalokasikan program perbaikan rumah tidak layak huni yang diperkirakan akan menyerap genteng dari pengusaha lokal.

 "Tahun 2026 kami akan melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni 1715 unit dan diperkirakan belanja untuk kebutuhan genteng mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” kata Eman.

Selain itu, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat, direncanakan sebanyak 900 rumah di Kabupaten Majalengka akan diperbaiki dengan potensi kebutuhan genteng mencapai sekitar Rp1 miliar. Dengan demikian, total komitmen pembelian genteng dari berbagai program tersebut mencapai sekitar Rp3 miliar yang seluruhnya diarahkan untuk menyerap produk UMKM genteng di Jatiwangi.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari sektor swasta. Dua pengembang rumah subsidi, yakni Angga dan Wawan, yang kisahnya sempat viral setelah mendapat penghormatan dari Presiden Prabowo Subianto turut melakukan pemesanan genteng dari UMKM Jatiwangi masing-masing sebanyak empat truk untuk kebutuhan proyek perumahan yang sedang mereka bangun di Bogor dan Serang.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri PKP juga menyampaikan komitmen pribadi untuk memesan tambahan 10 truk genteng yang akan digunakan untuk kebutuhan rumah prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada negara.
Dengan tambahan tersebut, total pemesanan genteng yang diumumkan dalam kegiatan ini mencapai 24 truk, dengan 14 truk telah dilepas pada malam hari untuk dikirim ke berbagai proyek pembangunan perumahan.

Salah satu pelaku usaha genteng di Jatiwangi, Riswan, mengungkapkan bahwa program pemerintah ini memberikan semangat baru bagi para pengrajin yang sempat menghadapi masa sulit dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, dukungan pemerintah membuat industri genteng di Jatiwangi kembali menggeliat dan membuka peluang pasar yang lebih luas. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga produk genteng Jatiwangi tidak hanya digunakan di daerah sendiri, tetapi juga dapat dipasarkan ke seluruh Indonesia.

Editor : Koharrudin
Sumber : Diskominfo Majalengka
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
GELAR gerakan pangan murah di Mapolresta Cirebon. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon menggelar Gerakan Pangan Murah Polri Untuk Indonesia), Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut bertempat di halaman Mapolresta Cirebon termasuk Jl.Raden Dewi Sartika No.1 Sumber Kab.Cirebon.

Kegiatan dilaksanakan melalui sarana zoom meeting dipimpin  Wakapolri Komjen. Pol Prof. Dr. Dedy Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dan diikuti oleh seluruh Polda/Polres/Ta/Tabes jajaran secara virtual di wilayah masing - masing.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama,S.H.,S.I.K.,M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K.,M.H., dan lainnya.

TURUT disambut antusias warga untuk membeli paket murah. Foto Humas
Adapun Jenis Kepokmas dan harga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Polresta Cirebon tersebut antara lain Beras SPHP Berat 5 kg Harga Rp. 58.000, Minyak Goreng Harga Rp.15.000/Liter, Cabai Merah besar Rp.4.000/ons, Cabai Rawit Merah Rp.5.000/ons, Cabai Rawit Hijau Rp.4.500/ons, Cabai Merah Kriting Rp.3.500/ons, Daging Sapi Harga Rp. 45.000 s.d Rp.125.000/kg, Telur Ayam Harga Rp. 28.500, Bawang Putih Harga Rp. 3.000/ons, dan Bawang Merah Rp. 3.000/ons.

Adapun jumlah bahan pokok yang terdistribusi Telur 100 kg, Minyak kita 600 liter, Beras Sphp 8 Ton, Daging Sapi No.1 120 kg, Daging Sapi No. 2 60 Kg, Tulang Iga 50 Kg, Ati Sapi 18 Kg, Baso Kecil 37 Pcs, Baso Besar 37 Pcs, Cabe Rawit Merah 100 Kg, Cabe Merah Keriting 100 Kg, Bawang Merah 100 Kg, Bawang Putih 100 Kg, dan Dengan Total penerima manfaat 1567 orang.

"Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama,S.H.,S.I.K.,M.H.

Ia mengatakan, Program itunhadir sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta mendukung stabilitas harga di pasaran. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk memanfaatkan program ini secara positif guna memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Melalui Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Cirebon," pungkasnya.

Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Polresta Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
DIRJEN Dukcapil saat sampaikan data kependudukan. Foto Puspen

Suara Semesta, Jakarta 
Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mengungkapkan data kependudukan bersih semester II tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk Indonesia per 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 288.315.089 jiwa. Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 1.621.396 penduduk dibandingkan dengan rilis semester I tahun 2025.

“Dibandingkan dengan semester I per 30 Juni 2025, penduduk Indonesia bertambah kurang lebih 1,6 juta,” ujar Teguh dalam acara Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia merinci, jumlah penduduk tersebut terbagi menjadi dua, yakni 145.498.082 penduduk laki-laki dan 142.816.997 penduduk perempuan. Dengan demikian, jumlah penduduk Indonesia masih didominasi oleh laki-laki.

Teguh menambahkan, berdasarkan data yang sama, sebaran penduduk di Indonesia terbanyak berada di Pulau Jawa dengan angka 55,81 persen. Sementara itu, posisi kedua berada di Pulau Sumatera dengan angka 21,88 persen.

Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan agama, ungkap Teguh, didominasi oleh agama Islam dengan angka 87,15 persen. Sementara itu, penduduk yang menganut agama Kristen sebesar 7,37 persen, Katolik 3,07 persen, Hindu 1,66 persen, Buddha 0,69 persen, Konghucu 0,03 persen, serta penganut kepercayaan 0,034 persen.

Sementara itu, Teguh juga memaparkan jumlah penduduk berdasarkan status perkawinan per semester II tahun 2025. Data tersebut merinci 131 juta jiwa belum kawin, 137 juta jiwa telah kawin, 5 juta jiwa cerai hidup, dan 14 juta jiwa cerai mati.

“Artinya sebenarnya penduduk di Indonesia lebih banyak yang sudah atau pernah menikah,” ujar Teguh.

Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga menguraikan jumlah penduduk usia produktif, yakni usia 15–64 tahun, di Indonesia. Jumlah tersebut mencapai 199 juta jiwa atau 69,03 persen dari total penduduk.

“Kalau kita melihat usia produktif 69,03 persen, inilah kita bersyukurnya. Bahwasanya sampai tahun 2030 sekian yang namanya bonus demografi. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan usia produktif tersebut,” kata dia.

Teguh menekankan, penerbitan rilis data kependudukan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil melakukan rilis data kependudukan dalam dua semester, yakni semester I pada 30 Juni dan semester II pada 31 Desember.

“Kenapa perlu dirilis? Data kependudukan itu digunakan untuk semua keperluan, basis semuanya. Apakah itu pelayanan publik, maupun apa pun juga,” tandas Teguh.

Editor : Koharrudin
Sumber : Puspen Kemendagri