stop

Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
INSTRUKTUR dan para siswa saat pelatihan. Foto Humas 

Suara Semesta Kabupaten Cirebon
LKP/LPK Grand Wisata Cirebon memperkuat peran sebagai International Hotel, Cruise Ship & Career Center. Komitmennya sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan kerja yang fokus mencetak tenaga profesional di bidang Perhotelan dan Kapal Pesiar Internasional.

Mengusung konsep International Hotel, Cruise Ship & Career Center, lembaga ini hadir sebagai solusi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ali Wardhana selaku Pimpinan LKP/LPK Grand Wisata Cirebon menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor perhotelan dan Kapal Pesiar terus meningkat setiap tahun.

Oleh karena itu, lembaga pelatihan harus mampu menyesuaikan kurikulum dengan standar industri global.

“Kami tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan etos kerja yang sesuai dengan standar internasional. Lulusan kami persiapkan agar siap bersaing di dunia kerja, baik Nasional maupun Internasional,” ujarnya.

ANTUSIAS para siswa berinteraksi dengan instruktur. Foto Humas 

Program Berbasis Industri

LKP/LPK Grand Wisata Cirebon menyelenggarakan berbagai program pelatihan, antara lain :

* Layanan Makanan & Minuman

*

* Kantor Depan

* Bartending

* Persiapan Kapal Pesiar

* Bahasa Inggris untuk Perhotelan

Seluruh program dirancang dengan pendekatan praktik langsung (pelatihan langsung) serta pelatihan soft skill dan komunikasi bahasa Inggris sebagai modal utama bekerja di industri global.

Fasilitas Career Center dan Pendampingan Kerja

Sebagai Career Center, lembaga ini juga memberikan pendampingan karier bagi peserta didik, mulai dari pembuatan CV profesional, simulasi wawancara kerja, hingga pengarahan dokumen dan prosedur kerja Internasional.

Dengan dukungan jaringan kemitraan dan informasi peluang kerja, LKP/LPK Grand Wisata Cirebon berupaya membuka akses yang lebih luas bagi lulusan untuk bekerja di hotel berbintang, restoran internasional, maupun pelayaran.

Komitmen terhadap Kualitas dan Profesionalisme

Manajemen menegaskan bahwa tidak berkomitmen menjalankan kegiatan pendidikan dan pelatihan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku. 

Lembaga juga mengedepankan komunikasi yang terbuka kepada peserta didik dan orang tua sebagai bagian dari tanggung jawab institusional.

“Kedepannya, LKP/LPK Grand Wisata Cirebon akan terus memperluas jaringan kerja sama serta meningkatkan kualitas pelatihan demi menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing global,” jelasnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi sekretariat LKP/LPK Grand Wisata Cirebon. (*)

Editor: Koharrudin 
Sumber : LKP Humas/LPK Grand Wisata
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
SAAT Inspeksi KAIS menjelang lebaran. Foto Humas

Suara Semesta, Kota Cirebon
Dalam rangka memastikan kesiapan layanan perkeretaapian menjelang Masa Angkutan Lebaran 2026, Daop 3 Cirebon turut serta dalam kegiatan inspeksi lapangan menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) di jalur utara Pulau Jawa pada Selasa (10/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian inspeksi nasional yang dilaksanakan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Balai Teknik Perkeretaapian (BTP).

Inpeksi KAIS hari pertama dilakukan melalui lintas Gambir – Cikampek – Cirebon – Tegal – Semarang Tawang. Pada lintas wilayah Daop 3 Cirebon, kegiatan difokuskan pada pengecekan kondisi prasarana, kesiapan operasi, serta pembinaan langsung kepada jajaran pegawai Daop 3 Cirebon di ruang tunggu Stasiun Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa keterlibatan Daop 3 dalam KAIS merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek operasional di wilayah Cirebon siap menghadapi lonjakan penumpang selama Angkutan Lebaran.

“Melalui KAIS, kami memastikan kesiapan lintas, sarana, serta sumber daya manusia di wilayah Daop 3 Cirebon berada dalam kondisi optimal. Seluruh jajaran kami dorong untuk tetap disiplin dalam menjalankan prosedur keselamatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujar Muhib.

DJKA saat memerikan arahan. Foto Humas

Selain peninjauan langsung kondisi jalur, jajaran pimpinan KAI bersama stakeholder juga melaksanakan pembinaan pegawai serta rapat evaluasi kesiapan Angkutan Lebaran yang membahas aspek keselamatan, pelayanan, dan pengamanan di wilayah Daop 3 Cirebon.

Kegiatan KAIS Jalur Utara ini diikuti oleh Direktur Pengelola Sarana dan Prasarana KAI Heru Kuswanto, Direktur Prasarana DJKA Catur Wicaksono, Kepala Sub Komite KNKT Gusnaedi Rachmanas, serta Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono.

KAI Daop 3 Cirebon menegaskan bahwa hasil inspeksi KAIS akan menjadi dasar penguatan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret–1 April 2026, dengan periode Posko Angkutan pada 14–29 Maret 2026. 
Puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 24 Maret 2026.

Sebagai bagian dari upaya pengamanan, Daop 3 Cirebon juga melakukan pemetaan titik-titik rawan gangguan serta menyiagakan personel pengamanan internal yang bersinergi dengan TNI/Polri, dilengkapi dengan patroli jalur dan pemantauan melalui CCTV di stasiun maupun sepanjang lintas.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, serta kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama selama Angkutan Lebaran 2026,” tutup Muhib.

Editor : Koharrudin
Sumber : Humas KAI Daop 3 Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
KANTOR bersama di Pegadenbaru. Foto Humas

Suara Semesta, Kota Cirebon
Dalam upaya memperkuat sinergi lintas unit kerja serta mengoptimalkan pemanfaatan aset perusahaan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon meresmikan Kantor Bersama Pegadenbaru pada Kamis lalu (5/2).

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan pemanfaatan kantor bersama secara optimal ini guna menciptakan lingkungan kerja yang tertib, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan sinergi, komunikasi, dan produktivitas dalam mendukung efektivitas pengelolaan aset, administrasi, serta pelayanan operasional perusahaan.

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penanda dimulainya operasional Kantor Bersama Pegadenbaru secara optimal dilakukan pemotongan tupeng yang menjadi simbol harapan agar keberadaan Kantor Bersama Pegadenbaru dapat memberikan manfaat nyata bagi perusahaan, mendukung kinerja insan KAI, serta berkontribusi positif terhadap pengelolaan aset perusahaan.

Kantor Bersama yang ditempati oleh tiga unit kerja yaitu Unit Penjagaan Aset, Unit Komersialisasi Non Angkutan dan Unit Penagihan mempunyai fasilitas ruang layanan, ruang kerja, ruang rapat dan ruang pendukung serta sarana lainnya yang representatif untuk menunjang kinerja secara optimal.

ACARA syukuran kantor. Foto Humas

“Kehadiran Kantor Bersama Pegadenbaru diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas unit kerja, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui pengelolaan aset yang tertib dan produktif,” ujar Muhibbuddin.

Lebih lanjut, Muhibbuddin menambahkan bahwa penataan dan pemanfaatan aset yang optimal merupakan bagian dari komitmen PT KAI dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Melalui pengelolaan aset yang tertib dan transparan, perusahaan tidak hanya memperoleh manfaat dari sisi operasional, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi kinerja keuangan perusahaan dan negara.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan penyewaan aset, pembayaran persewaan aset atau hanya sekedar bertanya mengenai aset KAI dapat lebih mudah dan dekat dengan adanya kantor ini." pungkas Muhib.

PT KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus melakukan upaya penataan, pengamanan, dan pemanfaatan aset secara berkelanjutan guna mendukung kelancaran operasional perusahaan, meningkatkan nilai tambah aset, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Editor : Koharrudin
Sumber : Humas Daop KAI 3 Cirebon
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas


Majalengka, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Majalengka Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H., memimpin apel pengamanan kegiatan Kirab dan Ziarah dalam rangka memperingati Hari Jadi Majalengka ke-186 tahun 2026 pada Selasa (10/2/2026). Apel kesiapan tersebut digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Majalengka dengan dihadiri oleh Kasat Samapta Polres Majalengka Iptu Dedi Sutikno, S.H., serta para perwira dan seluruh personel Polres Majalengka yang terlibat dalam surat perintah pengamanan.


Dalam arahannya, Kompol Mangapul Simangunsong menekankan pentingnya kedisiplinan dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas pengamanan rangkaian Hari Jadi Majalengka yang melibatkan konsentrasi massa cukup besar. Seluruh personel diminta untuk menempati ploting yang telah ditentukan guna menjamin kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada para peserta kirab dan masyarakat yang menyaksikan jalannya prosesi ziarah. Koordinasi antar unit di lapangan harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap perayaan hari bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. Dengan adanya pengamanan yang terukur dan humanis, diharapkan seluruh rangkaian acara kirab budaya dan ziarah dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan tanpa hambatan teknis di lapangan. Penempatan personel Sat Samapta dan jajaran satuan lainnya difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan serta area utama kegiatan di sekitar Pendopo dan lokasi ziarah.



Sumber : Humas Polres Majalengka
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
PENANGANAN sampah sudah di Majalengka. Foto Prokopim

Suara Semesta, Majalengka
Arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja nyata untuk mengatasi masalah sampah di Indonesia telah dilakukan secara konkret dari Pemerintah Kabupaten Majalengka. 

Bupati Majalengka, H.Eman Suherman menegaskan, sejak awal menjabat pihaknya telah lebih dulu menjalankan gerakan kebersihan secara konsisten melalui program Geber Jumat (Gerakan Bersih-Bersih Jumat).

Menurut Bupati, program Geber Jum’at bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh unsur pemerintahan hingga masyarakat di tingkat desa. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta peningkatan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari kualitas hidup.

“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan dengan wacana. Dibutuhkan kerja nyata dan konsistensi. Alhamdulillah, jauh sebelum arahan Presiden, Majalengka sudah memulai langkah konkret melalui Geber Jum’at yang hingga kini terus berjalan,” kata Bupati, Rabu (4/2/2026).

Program bersih - bersih Geber Jumat digelar rutin di berbagai wilayah Majalengka dengan melibatkan perangkat daerah, kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat. 

Ia menambahkan, gerakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, yang menempatkan lingkungan bersih dan sehat sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Pemerintah daerah juga terus mendorong kolaborasi antara perangkat daerah, kecamatan, desa, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

"Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan fasilitas umum, saluran air, kawasan permukiman, hingga ruang publik yang berpotensi menjadi titik penumpukan sampah," tuturnya. 

BERSIH program bersih bersih sampah. Foto Prokopim

Menurut Eman Suherman, pesan Presiden Prabowo menekankan bahwa kehadiran negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, Pemkab Majalengka memilih pendekatan turun ke lapangan agar gerakan kebersihan tidak berhenti sebagai imbauan administratif.

“Masalah kebersihan tidak bisa diselesaikan hanya lewat surat edaran. Pemerintah harus hadir dan memberi contoh langsung,” katanya.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, Geber Jumat juga dimaksudkan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama terhadap ruang hidup masyarakat.

Bupati memastikan, komitmen tersebut akan terus dijaga dan diperkuat sebagai bagian dari visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Kami ingin Majalengka menjadi daerah yang bersih, tertata, dan langkung SAE, sejalan dengan arah pembangunan nasional,” pungkasnya.

Editor : Dariman, A.Md
Sumber : Prokopim Majalengka