| WISUDA para penari dengan pengasuh saat acara wisuda tari. Foto Ramadhan |
Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan menggelar acara Wisuda Tari bagi para siswa‑siswi Sanggar Tari Panji Budaya. Pimpinan Sanggar Tari Panji Budaya Drs. Suhada. Kegiatan ini menjadi momen penting sekaligus bukti nyata upaya pewarisan dan pelestarian kekayaan seni serta budaya daerah kepada putra‑putri terbaik tanah kelahirannya.
Acara berlangsung di Gedung Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Cirebon, pada Minggu, 5 Juli 2026. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Suryadi, S.E., selaku Anggota Dewan Komisi III Partai Keadilan Sejahtera (PKS), para pemimpin dan pejabat instansi terkait, berbagai pemangku kepentingan kebudayaan, serta perwakilan dari beragam sanggar tari yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Suasana berlangsung khidmat namun hangat, dipenuhi rasa bangga dan harapan besar akan kelanjutan tradisi.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Kebudayaan, Rd. Bana, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi‑tingginya kepada seluruh peserta wisuda para putra‑putri daerah yang bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mendalami seni tradisi khususnya tarian khas Kabupaten Cirebon.
“Kehadiran dan semangat kalian untuk belajar merupakan kunci utama agar kekayaan seni budaya kita tidak hilang ditelan zaman. Kami berharap apa yang telah dipelajari dapat terus dihayati dan diamalkan, sehingga warisan leluhur ini tetap lestari, tumbuh, dan dijaga hingga masa‑masa mendatang,” ujar Rd. Bana.
Lebih jauh ia menegaskan harapan Dinas Kebudayaan agar para lulusan wisuda benar‑benar menginternalisasi nilai‑nilai seni dan makna yang terkandung dalam setiap gerakan tarian yang dikuasai.
Mereka diharapkan tidak hanya sekadar pandai menari, tetapi juga tumbuh menjadi Duta‑duta Budaya yang berwibawa, berpengetahuan luas, serta mampu membawa nama baik Kabupaten Cirebon ke lingkup yang semakin luas mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional, hingga cita‑cita mulia tampil di kancah internasional.
“Semoga kalian menjadi jembatan yang memperkenalkan keindahan dan kekhasan budaya Cirebon kepada masyarakat luas, bahkan hingga ke mancanegara,” tambahnya.
Dukungan dan Apresiasi dari Berbagai Pihak Sementara itu, Suryadi, S.E., selaku Anggota Dewan Komisi III Partai Keadilan Sejahtera, menyampaikan apresiasi mendalam atas ketekunan dan semangat yang ditunjukkan oleh pengelola serta siswa‑siswi Sanggar Panji Budaya dalam memperjuangkan, mempertahankan, sekaligus terus mengembangkan khazanah seni tari Cirebon.
Ia menilai bahwa materi pembelajaran yang disusun sangat terbuka dan luas, tidak terpaku hanya pada tarian khas daerah saja. Selain ragam tarian tradisional asli Cirebon, para siswa juga dibekali pengetahuan dan keterampilan terhadap tarian lain yang bernilai seni tinggi, antara lain tarian Jaipongan serta ragam tarian khas wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini melatih kepekaan seni sekaligus memperkaya wawasan budaya generasi muda.
“Partai Keadilan Sejahtera senantiasa mendukung penuh segala upaya pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Cirebon. Kebudayaan adalah jati diri bangsa dan identitas daerah yang wajib dijaga bersama,” tegasnya.
Terhadap hasil kegiatan wisuda ini, ia berharap menjadi titik awal yang kuat bagi para siswa untuk terus mengembangkan diri dan mendalami lebih jauh lagi kekhasan seni tradisional — khususnya Tarian Topeng yang menjadi salah satu ikon utama kebesaran seni Cirebon.
Sanggar Panji Budaya sendiri kini tumbuh menjadi salah satu wadah pendidikan seni yang penting dan berperan aktif menjembatani pengetahuan antara generasi tua dan generasi muda. Melalui pembelajaran yang teratur, terarah, dan disertai pemahaman makna budaya, sanggar ini berupaya menanamkan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap warisan leluhur sejak dini.
Keberadaan berbagai sanggar tari yang hadir meramaikan acara wisuda ini juga menunjukkan semangat kebersamaan yang erat antar‑komunitas seni se‑Kabupaten Cirebon. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar‑sanggar sangat diperlukan agar kekayaan budaya semakin hidup, beragam, dan berkembang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kegiatan Wisuda Tari Tahun 2026 ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan seni, tokoh masyarakat, unsur legislatif, serta para pelaku seni: bahwa generasi muda adalah penerus utama yang akan menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan keindahan seni budaya Cirebon agar tetap bersinar abadi.
(Ramadhan)









Post A Comment:
0 comments: