stop

LANTIK Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dilantik. Foto Humas
Suara Semesta, Kabupaten Kuningan
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kuningan Periode 2026–2027 yang digelar di Gedung Pendopo Kuningan, Selasa (19/5/2026). Mengusung tema “Transformasi IMM Kuningan dalam Akselerasi Gerakan menuju Organisasi Progresif dan Berkemajuan”, kegiatan tersebut menjadi momentum regenerasi kepemimpinan intelektual muda di Kabupaten Kuningan.

Kegiatan pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kuningan, Kadisdikbud Kuningan, unsur Forkopimda, perwakilan Kesbangpol, tokoh Muhammadiyah, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan seperti PMII, GMNI, HMI, KAMMI, serta para alumni dan kader IMM Kabupaten Kuningan. 

Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua PC IMM Kuningan terpilih Roy Aldillah beserta jajaran pengurus baru. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan awal dari amanah besar untuk berkontribusi bagi masyarakat, umat, dan pembangunan daerah.

Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks seiring cepatnya perubahan zaman. Karena itu, transformasi dan akselerasi gerakan menjadi sebuah keharusan bagi organisasi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sosial, dan dinamika kebangsaan.

KESEIMBANGAN pesan Bupati Kuningan saat acara berlangsung. Foto Humas

Bupati Dian juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecakapan teknokratis, serta kedalaman spiritual dan moral dalam setiap gerakan mahasiswa. Ia menilai IMM memiliki kekuatan tersebut melalui nilai-nilai organisasi yang menjunjung “anggun dalam moral dan unggul dalam intelektual”.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak IMM menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk memberikan kritik, saran, dan gagasan konstruktif, terutama dalam menghadapi tantangan investasi, pengurangan pengangguran, pembangunan kawasan industri ramah lingkungan, hingga penguatan sektor pertanian modern.

Bupati Dian mengungkapkan, Kabupaten Kuningan saat ini tengah memasuki fase transisi menuju masyarakat industri menengah tanpa meninggalkan identitas sebagai daerah pertanian dan pariwisata. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh elemen, termasuk organisasi mahasiswa, agar Kuningan mampu bersaing dengan daerah lain di kawasan Ciayumajakuning.

Ia juga mendorong generasi muda agar berani memanfaatkan peluang di sektor pertanian dan ekonomi produktif. Menurutnya, banyak anak muda yang berhasil membangun usaha besar dari sektor tersebut dan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Demisioner PC IMM Kuningan, Renis Amarullah, berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan lebih baik dan progresif dibanding generasi sebelumnya. Ia menegaskan bahwa setiap generasi IMM harus mampu menghadirkan perubahan positif dan kontribusi nyata bagi daerah.

Senada dengan itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, Ustadz Dadan Rahmatun Ramdan, mengingatkan agar IMM tetap berpegang pada nilai dasar organisasi, yakni Fastabiqul Khairat serta menjunjung tinggi moralitas dan intelektualitas dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa dan daerah. Ia juga menekankan pentingnya sikap adaptif dan kolaboratif di tengah perkembangan zaman. 


Pewarta : Dariman. A. Md
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments: