Articles by "Polres Cirebon Kota"
stop

Tampilkan postingan dengan label Polres Cirebon Kota. Tampilkan semua postingan
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
SINERGITAS Kapolres Ciko kunjungi Lanal Cirebon jalin sinergitas. Foto Humas
Suara Semesta, Kota Cirebon
Wujud nyata kebersamaan dan komitmen menjaga stabilitas wilayah kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian dan unsur TNI di Cirebon. Kepala Kepolisian Resor Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan silaturahmi resmi ke Markas Komando Lanal Cirebon pada hari Senin, 13 Juli 2026, tepat pukul 10.00 WIB.
 
Kedatangan Kapolres Cirebon Kota didampingi oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Cirebon Kota, Kepala Satuan Reserse Kriminal, serta Kepala Satuan Lalu Lintas, disambut hangat oleh Komandan Lanal Cirebon, Letkol Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla., beserta jajaran perwira di lingkungannya. Pertemuan strategis ini berlangsung di Mako Lanal Cirebon yang beralamat di Jalan Kesunean Nomor 33, Kota Cirebon, dan dijadwalkan secara khusus sebagai langkah proaktif untuk semakin memperkuat ikatan sinergitas, mempererat tali persaudaraan, serta memantapkan soliditas antara institusi Kepolisian dan TNI Angkatan Laut di wilayah kewenangan masing-masing.
 
Suasana pertemuan berlangsung sangat akrab, hangat, dan penuh kebersamaan, jauh dari kesan kaku seremonial. Hal ini mencerminkan betapa eratnya hubungan kerja sama yang telah terbangun dengan baik selama ini antara Polres Cirebon Kota dan Lanal Cirebon. Kedua institusi menyadari bahwa keharmonisan ini menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menjadi pendorong kuat dalam mendukung kelancaran berbagai program pembangunan nasional maupun daerah yang dilaksanakan di wilayah Cirebon.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan pandangan mendalam mengenai pentingnya menjaga kualitas hubungan antarlembaga. Menurut beliau, pola kerja sama yang baik yang sudah terjalin selama ini tidak boleh hanya berjalan seadanya, melainkan harus senantiasa dipelihara, dijaga keberlanjutannya, bahkan terus ditingkatkan kualitasnya. Hal ini dapat diwujudkan melalui komunikasi yang senantiasa terjalin secara terbuka, intensif, serta melalui koordinasi yang terencana, terstruktur, dan menyeluruh di berbagai bidang tugas pokok maupun fungsi pendukung masing-masing institusi.
 
Beliau menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan dua pilar utama yang menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa. Kedua institusi memikul amanah dan tanggung jawab yang sangat besar serta mulia di hadapan negara dan masyarakat, yaitu memastikan kedaulatan bangsa tetap utuh, menjaga keamanan wilayah, serta menjamin terciptanya suasana aman, tertib, dan damai di tengah keberagaman kehidupan bermasyarakat.
 
Lebih lanjut ditegaskan oleh AKBP Eko Iskandar bahwa tingkat kebersamaan dan soliditas yang kokoh antara kedua institusi ini menjadi kunci penentu keberhasilan dalam mendukung pelaksanaan berbagai kebijakan strategis pemerintah. Suasana yang kondusif yang tercipta berkat kerja sama yang baik akan sangat menunjang kelancaran pembangunan di berbagai sektor, yang pada akhirnya ditujukan demi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat.
 
Pertemuan tertutup tersebut juga dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua pimpinan untuk saling bertukar informasi, pandangan, serta analisis mengenai berbagai dinamika perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjadi di lapangan. Berbagai potensi tantangan maupun hal yang perlu diantisipasi dibahas bersama, kemudian dirumuskan langkah-langkah strategis serta bentuk kolaborasi teknis yang lebih efektif dan responsif untuk diterapkan secara terpadu di wilayah.
 
Dialog yang berlangsung terbuka, saling melengkapi, dan konstruktif ini semakin mengokohkan tekad serta komitmen bersama. Kedua pihak sepakat untuk terus memperluas ruang lingkup kerja sama, menyamakan persepsi, serta menyelaraskan langkah demi memberikan pelayanan perlindungan dan pengayoman yang terbaik bagi masyarakat, sekaligus menjaga agar wilayah Cirebon senantiasa tetap aman, damai, dan kondusif sebagai tempat beraktivitas yang nyaman.
 
Selain membahas hal-hal yang berkaitan dengan tugas kedinasan, kegiatan silaturahmi ini juga memiliki makna yang mendalam dalam mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh jajaran personel. Semakin eratnya hubungan personal antarindividu dari kedua satuan kerja diharapkan akan membuat mekanisme koordinasi saat melaksanakan tugas bersama dapat berjalan semakin luwes, efektif, harmonis, serta tanpa terhalang sekat-sekat perbedaan institusi.
 
Di penghujung pertemuan, Kapolres Cirebon Kota kembali menegaskan pesan yang menjadi landasan kerja sama: “Soliditas dan persaudaraan yang erat antara TNI dan Polri merupakan fondasi utama yang kokoh agar negara kita dapat terus berjalan mantap dalam melaksanakan berbagai program pembangunan sesuai harapan seluruh rakyat. Melalui kebersamaan yang utuh serta sinergi yang kuat, kita yakin mampu menjalankan amanah menjaga keamanan dengan sebaik-baiknya, serta senantiasa siap memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.”
 
(Dariman. A. Md)
 
 
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas
POLRES Cirebon Kota saat acara GPM. Foto Humas
Suara Semesta, Kota Cirebon
Polres Cirebon Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan 1447 H yang dilaksanakan pada Selasa (03/03/2026) pukul 15.00 hingga 16.30 WIB bertempat di Lapangan Voli Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., serta dihadiri Irwasda Polda Jawa Barat Kombes Pol. Benny Subandi, S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Dalam pelaksanaannya, Polres Cirebon Kota menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras SPHP 5 kilogram seharga Rp55.000, telur ayam Rp28.500 per kilogram, Minyak Kita Rp29.000 per 2 liter, daging sapi Rp120.000 per kilogram, serta daging ayam Rp34.000 per kilogram, yang disambut antusias oleh ratusan warga sejak sore hari.

Lonjakan kebutuhan bahan pokok selama Ramadan menjadi perhatian khusus jajaran Polres Cirebon Kota, mengingat peningkatan konsumsi rumah tangga menjelang waktu berbuka dan sahur kerap berdampak pada fluktuasi harga di pasaran, sehingga kehadiran GPM menjadi langkah konkret dalam menjaga keterjangkauan bahan pangan.

Selain pasar sembako murah, kegiatan ini juga menghadirkan bakti kesehatan gratis berupa pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga lanjut usia dan kelompok rentan agar tetap dapat menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah puasa.

BERSAMA Irwasda di tengah tengah masyarakat. Foto Humas
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. dalam keterangannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir memberikan solusi nyata atas persoalan sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat, terutama pada momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan kebutuhan bahan pokok.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan akan terus dievaluasi dan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggandeng instansi terkait, termasuk BULOG, pemerintah daerah, serta stakeholder lainnya guna memastikan distribusi pangan berjalan optimal.

Partisipasi ratusan masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya kebutuhan akan akses pangan terjangkau, sekaligus memperlihatkan bahwa program seperti ini sangat relevan dalam menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah di tengah dinamika harga pasar.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota menambahkan bahwa Kapolres berkomitmen menjadikan Gerakan Pangan Murah sebagai agenda berkelanjutan selama Ramadan, “Bapak Kapolres menekankan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok agar warga dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan fokus,” pungkasnya.

Editor : Ramadhan
Sumber : Humas Polres Cirebon Kota
Suara Semesta Jangkau Komunikasi Luas Tanpa Batas


Suara semesta |
 Cirebon, 27 Februari 2025 – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menggelar pemusnahan minuman keras (miras) hasil sitaan dari berbagai operasi penegakan hukum yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat serta melibatkan perwakilan dari berbagai instansi, termasuk Pemerintah Kota Cirebon dan organisasi masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pemusnahan miras ini merupakan langkah tegas dalam memberantas peredarannya yang dapat merusak tatanan sosial. Ribuan botol miras dari berbagai merek dan jenis, seperti bir dan arak, dihancurkan menggunakan alat berat sebagai bentuk komitmen Polres dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

“Kami berkomitmen untuk terus memerangi peredaran miras ilegal yang meresahkan masyarakat. Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya miras,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Menanggapi kegiatan ini, Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) DPC Cirebon Raya, Sdr. Much Fajri Fantara Surakusuma, S.H., menyampaikan dukungannya terhadap upaya Polres Cirebon Kota. Ia menilai pemusnahan miras ilegal merupakan langkah positif dalam menekan dampak negatif yang sering kali berujung pada permasalahan sosial dan kriminal.

"Sebagai bagian dari elemen masyarakat, kami sangat mendukung langkah tegas Polres Cirebon Kota dalam memberantas peredaran miras ilegal. Langkah ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Namun, ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya miras. Menurutnya, pemberantasan miras ilegal tidak cukup hanya dengan tindakan hukum, tetapi juga harus diiringi dengan sosialisasi dan pemahaman yang lebih luas mengenai dampaknya.

“Selain penindakan, edukasi tentang bahaya miras dan pentingnya pola hidup sehat harus terus digalakkan. Kami dari PERMAHI DPC Cirebon Raya siap berkolaborasi dengan kepolisian dan instansi terkait dalam mendukung upaya ini,” tambahnya.

Dengan adanya pemusnahan miras ini, diharapkan peredarannya di Kota Cirebon dapat ditekan, menciptakan lingkungan yang lebih kondusif, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjauhi barang-barang ilegal. Polres Cirebon Kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan melaporkan aktivitas yang mencurigakan demi terciptanya Cirebon yang aman dan bebas dari miras ilegal.

(Ramadhan)