![]() |
| SENI salah satu pentas seni saat GSMS. Foto Suhadi |
Selasa 27 Oktober 2026, Sejak pukul 08:30 WIB para murid SD dan masyarakat sekitarnya sudah antusias untuk menunggu kedatangan Gubernur Jabar H. Dedi Mulyadi, S.H, M.M yang biasa disapa KDM pada acara Gerakan Seniman Masuk Sekolah(GSMS) yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan RI di Desa Jemaras Kidul Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.
GSMS ini menampilkan berbagai kesenian tradisional Cirebon, seperti Wayang kulit gagrak Cirebon, Wayang golek Cepak Cerbon, Kesenian Sintren, Wayang Wong dan Gamelan serta musik tradisional.
Kedatangan rombongan Perwakilan Kementrian kebudayaan,Perwakilan Gubernur Jabar,Perwakilan Bupati Cirebon, perwakilan DPRD Kabupaten, Kadisdik, Kadis Pariwisata, Camat Klangenan dan yang lainnya itu langsung menuju Pendopo Nyi Gede Jemaras untuk memanjatkan do'a di depan Makam Nyi Gede Jemaras yang dipimpin oleh Kunci Robani sebagai bentuk adab penghormatan bertamu terhadap Leluhur Desa Setempat.
Kemudian Rombongan menuju Gapura utama sebelah utara situs yang jaraknya memutar lebih jauh sebagai bentuk adab bertamu dari pintu depan bukan dari pintu belakang walaupun jaraknya lebih dekat ke lokasi Gelar Karya GSMS. Di Gapura Utama Perwakilan Kementerian Kebudayaan dan Perwakilan Gubernur Jawa Barat didampingi oleh Isgiantoro Kepala Desa Jemaras Kidul disambut dengan kesenian tradisional selamat datang.
Momen unik saat tarian selamat datang Isgiantoro nampak dikipasi oleh warganya secara spontanitas karena cuaca yang terasa panas membuktikan kepemimpinan pak Kuwu selama menjabat disukai warganya.
![]() |
| HADIR Pejabat Kementerian, Pemkab Cirebon dan DPRD serta Propinsi yang hadir. Foto Suhadi |
GSMS ini menampilkan berbagai kesenian tradisional Cirebon, seperti Wayang kulit gagrak Cirebon, Wayang golek Cepak Cerbon, Kesenian Sintren, Wayang Wong dan Gamelan serta musik tradisional.
Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 ini merupakan program unggulan Kementerian Kebudayaan melalui Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi yang dirancang sebagai platform internalisasi nilai budaya untuk membangun karakter peserta didik berbasis ekosistem kebudayaan Indonesia yang beragam.
GSMS adalah kegiatan yang memfasilitasi Seniman untuk mengajar langsung di satuan pendidikan (SD, SMP, SMA/SMK, dan SLB) melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah.
Dalam Sambutannya Perwakilan Kementerian Kebudayaan RI mengatakan, "Bahwa program GSMS satuan tingkat SD yang dibiayai APBN ini hadir untuk menjawab keterbatasan guru seni budaya di sekolah sekaligus menjaring talenta berbakat sejak dini," ujarnya.
Empat Pilar Tujuan Gerakan GSMS adalah Penguatan Karakter dengan membentuk sikap kreatif, apresiatif, dan inovatif pada siswa melalui proses pembelajaran seni yang menyenangkan dan bermakna, pelestarian budaya dengan melindungi dan mengembangkan Objek Pemajuan Kebudayaan di daerah agar warisan leluhur terus hidup di generasi muda, sinergi ekosistem menjalin kerjasama berkelanjutan antara sekolah, seniman dan pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem seni budaya yang kuat dan persiapan kompetisi menjaring siswa berprestasi untuk ajang nasional seperti Festival Lomba Seni Siswa Nasional dan kompetisi serupa.
Pada momen ini Kepala Desa Jemaras Kidul yang biasa disapa Kuwu Is berharap bantuan dana baik dari Pemkab, Pemprov maupun Kementerian Kebudayaan untuk pembangunan gedung Sanggar Tari sebagai wadah anak anak belajar seni dan budaya Cirebon.
Hj.Lusi Lesminingwati,S.E.,M.M, Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) mewakili KDM dalam sambutannya memohon maaf kepada peserta Gelar Karya GSMS dan masyarakat yang sudah antusias menunggu kedatangan Gubernur dikarenakan Gubernur masih melakukan Koordinasi langsung mengenai penanganan Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan.
Beliau juga berjanji akan menyampaikan harapan Kuwu kepada Gubernur Jabar dan sangat mendukung Desa Jemaras dijadikan Desa Wisata Religi guna mendongkrak perekonomian masyarakat desa.
Perwakilan Kementrian Kebudayaan RI mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Dinas Kepariwisataan Kabupaten Cirebon yang bisa bersenergi dalam mendukung program ini tidak seperti daerah lain yang kadang mempertahankan egonya masing masing dan tidak mau bersinergi dalam mendukung program GSMS.
Penyerahan senjata tradisional Congkrang (nama lainnya Ketekan_red) pada perwakilan Kementerian Kebudayaan dan perwakilan Gubernur Jabar menandai dimulainya Gelar Karya GSMS Kabupaten Cirebon di Desa Jemaras Kidul Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.
Suhadi











Post A Comment:
0 comments: