| SAMBANGI petugas saat sambangi titik titik kerumunan. Foto Dariman |
Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, khususnya di lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Cirebon, jajaran Polsek Sumber Polresta Cirebon terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis dan pengawasan objek vital. Langkah proaktif ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), tamu, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkantoran pemerintahan.
Salah satu personel yang berada di garis terdepan dalam menjalankan tugas ini adalah Bripka Adi Supriadi (Ady.S), anggota Polsek Sumber yang bertugas sebagai Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Pada Rabu, 9 September 2026, beliau terlihat aktif menyambangi titik-titik strategis, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, dan berinteraksi hangat dengan masyarakat yang ditemuinya.
Bhabinkamtibmas Sampaikan Imbauan Kewaspadaan kepada Mahasiswi UNIKU
Dalam salah satu sesi patroli dialogisnya, Bripka Ady berkesempatan bertemu dan menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada Nayla, seorang mahasiswi Universitas Kuningan (UNIKU) Jawa Barat. Nayla beserta timnya saat ini sedang menjalankan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT. Nura Citra Utama Cirebon, yang bertempat di Jalan Tangkil Gede, Watu Belah, Kabupaten Cirebon, tidak jauh dari kawasan perkantoran pemerintah.
Dengan bahasa yang santun dan ramah khas pendekatan Bhabinkamtibmas, Bripka Ady memberikan pengarahan dan pesan kamtibmas kepada Nayla dan timnya. Beliau mengimbau para mahasiswi yang sedang menjalankan PKL tersebut untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, menjaga barang-barang berharga, dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berangkat maupun pulang kerja. Interaksi yang hangat ini menunjukkan bahwa kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pembina yang peduli terhadap keselamatan masyarakat, termasuk generasi muda yang sedang menuntut ilmu dan berlatih bekerja.
Patroli Rutin Kontrol Objek Vital dan Perkantoran Pemda
Kegiatan menyampaikan pesan kamtibmas kepada mahasiswi PKL tersebut hanyalah salah satu bagian dari tugas rutin yang dijalankan oleh Bripka Ady. Setiap hari, beliau bersama rekan-rekan seprofesi melaksanakan patroli kewilayahan secara rutin yang difokuskan pada pengawasan dan kontrol terhadap berbagai objek vital.
Area-area yang menjadi prioritas pengawasan antara lain:
- Kawasan Perbankan: Tempat yang rawan terhadap tindak kejahatan dan mobilitas uang yang tinggi.
- Minimarket: Pusat keramaian masyarakat yang membutuhkan pengawasan ketat untuk mencegah gangguan ketertiban.
- Wilayah Perkantoran Pemerintah Kabupaten Cirebon: Objek paling strategis yang menjadi pusat pemerintahan dan pelayanan publik, sehingga keamanannya harus benar-benar terjaga maksimal.
Melalui patroli yang rutin dan dialogis, kepolisian berharap dapat menciptakan efek pencegahan (preemtif) terhadap potensi tindak kejahatan, sekaligus membangun kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat.
Arahan Kapolresta Cirebon: Perkuat Standar Pengamanan Perkantoran Pemda
Komitmen kuat untuk menjaga keamanan wilayah perkantoran pemerintah daerah juga ditegaskan langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Beliau memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pengawasan di lingkungan perkantoran pemerintah daerah melalui serangkaian langkah strategis. Penguatan ini dilakukan tidak hanya melalui penambahan personel kepolisian, tetapi juga melalui penguatan standar pengamanan serta pembinaan personel Satuan Pengamanan (Satpam) yang bertugas di setiap gedung perkantoran.
Ada tiga langkah utama pengamanan yang ditekankan oleh Kapolresta Cirebon:
1. Peningkatan Patroli Kepolisian
Petugas kepolisian diperintahkan untuk rutin menyambangi dan memantau kawasan perkantoran Pemerintah Daerah. Kehadiran polisi yang nyata di lapangan bertujuan untuk memantau mobilitas tamu yang datang, mengawasi aktivitas masyarakat di sekitar gedung, dan memastikan tidak ada gerakan-gerakan mencurigakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Kehadiran polisi yang rutin juga diharapkan memberikan rasa tenang bagi para ASN yang bekerja.
2. Pembinaan Rutin kepada Satpam
Aparat kepolisian juga secara aktif memberikan arahan dan pembinaan kepada petugas Satpam internal yang bertugas di setiap gedung. Para Satpam diimbau dan dilatih untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan, seperti pintu masuk, area parkir, dan ruang-ruang penting lainnya. Mereka juga diajarkan prosedur standar keamanan yang harus diambil jika menghadapi situasi darurat atau orang asing yang mencurigakan. Sinergi antara polisi dan Satpam adalah kunci keamanan yang kokoh.
3. Kesiapan Koordinasi Darurat
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pengelola gedung perkantoran secara khusus diimbau untuk memasang nomor-nomor penting layanan darurat, terutama nomor Call Center Kepolisian 110, di pos penjagaan atau tempat-tempat yang mudah terlihat. Ketersediaan nomor ini diharapkan dapat mempercepat respons kepolisian jika sewaktu-waktu terjadi situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Koordinasi yang cepat dan tepat antara pengelola gedung dengan kepolisian sangat krusial dalam menjaga keamanan.
Sinergi untuk Keamanan Bersama
Melalui kombinasi antara patroli dialogis yang humanis dari Bhabinkamtibmas di lapangan, serta penguatan standar keamanan dan sinergi dengan Satpam sesuai arahan Kapolresta Cirebon, diharapkan keamanan di wilayah perkantoran Pemerintah Kabupaten Cirebon dapat senantiasa terjaga dengan sangat baik.
Kepolisian mengajak seluruh pihak, baik ASN, tamu, pengelola gedung, maupun Satpam, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan kerja sama yang solid antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat, lingkungan perkantoran pemerintah akan tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif untuk melayani masyarakat.
Dariman. A. Md









Post A Comment:
0 comments: