![]() |
| DIAMANKAN Para pelaku tak terduga yang diamankan. Foto Ramadhan |
Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon bergerak cepat merangkum laporan masyarakat terkait dugaan aksi tawuran di wilayah Desa Winong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Selasa (29/9/2026) sore.
Respon cepat tersebut dilakukan setelah Tim Raimas menerima informasi adanya sekelompok pemuda yang menggunakan sepeda motor dan diduga hendak melakukan tawuran di sekitar depan Kantor Basarnas, Jalan Raya Winong KM 20.
Kasat Samapta Polresta Cirebon, Kompol Endang Sujana, SH, MM, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama personel Raimas Macan Kumbang 852 dan Satuan Patroli Polsek. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyisiran hingga ke area jalan persawahan menuju Desa Winong.
Meski kelompok pemuda sebelumnya telah membubarkan diri, petugas kembali menemukan lima orang pemuda yang diduga sedang menunggu kelompok lawan untuk melakukan tawuran.
Saat melakukan pemeriksaan, petugas menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit kecil yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Kelima pemuda tersebut kemudian berusaha melarikan diri sehingga petugas tidak beristirahat dan berhasil mengamankan seluruhnya.
![]() |
| BARANGBUKTI Beberapa sajam dan lainnya yang diamankan. Foto Ramadhan |
Dari penindakan tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, tiga unit telepon seluler, satu jaket warna merah bertuliskan "PERJUANGAN WNG", serta dua pisau pisau celurit kecil.
Selanjutnya kelima pemuda beserta barang bukti dibawa ke Mako Polresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya preventif dan respon cepat Polresta Cirebon dalam menjaga keamanan serta mencegah aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat.
“Kami terus meningkatkan patroli dan merespons dengan cepat setiap informasi dari masyarakat terkait potensi gangguan kamtibmas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah tawuran sebelum terjadi dan memastikan tetap merasa aman,” ujar Imara masyarakat.
Ia juga mengajak para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya para pelajar, serta segera melaporkan jika mengetahui adanya indikasi aksi tawuran atau gangguan keamanan lainnya.
“Peran masyarakat sangat penting. Jangan ragu untuk melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Polresta Cirebon memastikan patroli preventif akan terus ditingkatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan guna mencegah aksi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan dapat menghubungi layanan Call Center 110 Polri, yang siap menerima laporan dan menanggapi kebutuhan masyarakat.
Ramadhan











Post A Comment:
0 comments: