stop

PESERTA para peserta yang hadir saat Muscab PKB. Foto Dariman
Suara Semesta, Kabupaten Cirebon
Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cirebon resmi digelar, yang bertempat di aula graha djoeang Jl. Fatahillah No.33, Watubelah, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sabtu, 18/04/2026

Dalam sidang pleno, sebanyak empat nama diumumkan masuk dalam bursa bakal calon ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon. Keempat nama tersebut merupakan hasil pemetaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. 

Pimpinan sidang pleno Muscab DPC PKB Kabupaten Cirebon, Ahmad Fauzi, menyampaikan dinamika forum berlangsung sebagaimana biasa dalam proses musyawarah internal partai. Menurutnya, perbedaan pendapat sempat muncul dalam pembahasan, namun seluruh proses berjalan kondusif hingga menghasilkan keputusan bersama.

“Nama-nama yang muncul memang itu yang diumumkan dalam sidang pleno. Tidak ada nama baru,” ujar Fauzi.

Adapun empat nama yang masuk dalam bursa bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon yakni Jamil Abdil Jamil Lc ME, M Asrof Abdik, Waswin Janata, dan HR Hasan Basori. Selanjutnya, keempat nama tersebut akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) atau fit and proper test di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat. Hasil dari proses tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi DPP PKB untuk menentukan ketua definitif.

ARAHAN Panitia muscab saat memerikan arahan. Foto Dariman

Ketua Panitia Muscab DPC PKB Kabupaten Cirebon, Hj Ismiyatul Fatihiyah Yusuf, menjelaskan bahwa setelah diumumkan dalam pleno, nama-nama tersebut akan diserahkan ke DPP PKB untuk diproses lebih lanjut.

“Untuk kemudian nanti ditetapkan melalui SK dari pusat,” katanya. Ia juga menyebutkan, tugas panitia Muscab hingga saat ini belum sepenuhnya selesai. Panitia masih menunggu keputusan lebih lanjut dari DPC maupun DPP PKB. “Panitia belum diputuskan dibubarkan. Masih menunggu keputusan dari DPC dan DPP,” ujarnya.

Terkait waktu penetapan ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon yang baru, Ismi (akrab disapa) mengaku pihaknya di daerah masih menunggu arahan dari tingkat wilayah maupun pusat. Soal itu kami di daerah menunggu arahan dari DPP dan DPW," tutup Ismi.


Pewarta :  Dariman. A. Md
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments: